Sehari 5 Kali Lho Pak ( Balada Darmogati )

suzuki

Yola dulur yang budiman…… Kali ini kisah Darmogati menceritakan ketika tokoh imajiner ini menjadi seorang pejabat teras daerah yang sudah berumur 45an tahun. Diumur-umur segitu terjadi misharmonisasi dengan marsentit istrinya.

Marsentit yang dulunya punya bodi seperti gitar spanyol, atau minimal bass guitar fender, sudah bertransformasi menjadi bentuk seperti sebuah bass betot. Yah…umum seperti nyonyah-nyonyah pejabat besar gitu dah. Mungkin ini yang menurunkan semangat darmogati untuk membetot bininya diatas ranjang  :mrgreen: .

Suatu hari, darmogati dan istri melakukan dinas kunjungan kerja ke Balai peternakan sapi perah di daerah bandung. Sebenarnya istri tidak wajib ikut, namun mendengar kata bandung, marsentit gak rela suaminya kunjungan kerja sendiri.

Di balai peternakan itu, diterangkan oleh tehnisi lapangan peran masing-masing sapi peternak, ada yang sebagai penghasil susu, masa kering, atau persiapan kelahiran. Sampai dengan tugas sapi pejantan pemacek. Diterangkan bahwa tugas sapi pejantan di situ adalah hanya untuk kawin saja.

Marsentit ingin merasakan menyindir suaminya dengan bertanya ke tehnisi lapangan.

Marsentit : Mas…. Berapa kali sapi pejantan itu kawin dalam sehari?

Tehnisi : bisa 5 sampai 8 kali dalam sehari, tapi kita batasi 5 kali saja bu, biar tetap subur.

Sambil nowel suami Marsentit berbisik : Lho…sapi saja kawin 5 kali lho paaakkk…!!!! LIMA kali…… Ngga malu sama sapi?

Mendengar omelan istri, darmogati cumak diem saja…. Marsentit masih mau bikin suaminya keki…. Dia tanya lagi ke tehnisi peternakan.

Marsentit : Mas…. Apa ngga loyo tuh sapi kawin sehari sampai 5 kali?

Tehnisi : Makanya kita jaga pola makan nutrisi tinggi dan obat-obat yang membuat reproduksi subur…. Obat kuat lah, gampangnya….

Marsentit nowel lagi ke suaminya : Tuuh…. Sapi aja minum obat kuat……

Kali ini darmogati mulai panas, kemudian bertanya ke tehnisi peternakan juga.

Darmogati : Mas…sapi jantannya kawin 5 kali itu dengan betina yang sama?

Tehnisi : Ya enggak lah pak, betina yang berbeda, rugilah kalau cumak buat 1 betina…kan emang buat pejantan pemacek.

Darmogati ke Marsentit : Tuh dengerin…. 5 betina bu….LIMA bininya….. Aku mau nambah 1 aja kamu kaga ngebolehin……

Kali ini marsentit yang manyun sambil merobek-robek kertas panduan…..

Salam enteng-entengan

Wassalamualaikum

 

 

1 Komentar

Silahkan Beropini