Suzuki Definitely Tidak Suka Dengan Iannone

suzuki

Yola dulur yang budiman…info dadakan dari dunia motogp. Dilansir oleh media sport rider tentang situasi terkini team suzuki Ecstar setelah balalapn Catalunya kemarin. Hasil mengecewakan iannone sampai dengan seri kemarin membuat team suzuki hilang kesabaran, mereka sangat tidak suka dengan capaian Iannone. Bahkan judul beritanya saja pakek kata definitely not happy…..

Sebenarnya ketidakmasimalan Iannone jika disebabkan karena masa adaptasi atau ketidakkompetitifan dari motor GSXRRnya sendiri masih dimaklumi. Pembalap masih bisa masih bisa memberikan input ke team untuk pengembangan motor agar lebih baik. Apalagi dengan ketidakberuntungan team dengan cidera panjangnya alex rins membuat Iannone menjadi tumpuan utama.

Namun pasca lomba di catalunya kemarin, iannone membuat team suzuki sangat berang. Team sebenarnya sudah mengevaluasi semenjak balapan seri Mugello dimana Iannone start 16 tapi bisa finish ke 10. Tapi di Catalunya bukannya membaik tapi malah justru harus ikut babak qualifikasi ke 2, dan finish tanpa poin 1 pun. Ditengarai, Iannone kehilangan motivasi untuk membalap bersama suzuki. Ini terbaca saat kasus Iannone disalip oleh pembalap pengganti, Sylvian Guintoli.

Saat balapan kemarin situasi di paddock suzuki memanas, karena gerah dengan reaksi Iannone saat disalip guintoli. Saat lap 18 capaian waktu ian 1:49, kemudian 19 drop menjadi 1:50,5. Melalui pitboard team meminta ian mempush catatan waktunya karena pembalap belakangnya semakin mendekat ( tanpa memberi tahu itu adalah guintoli ). Kemudian guintali berhasil menyalip di trek lurus di lap 20 tersebut.

Setelah disalip Guintoli tadi baru Iannone seperti bangun dan mempercepat laju motornya. Dia bereaksi di Lap 21, 22, dan 23, dengan capaian waktu 1:48.576, 1:48.576, kemudian  a 1:48.878. Lah…. ternyata Iannone bisa lebih cepat dari catatan waktu sebelumnya setelah dibalap oleh rekan seteamnya. lantas sebelumnya ngapain aja? Itulah yang membuat semua crew team murka.

Team menilai iannone selama ini memang kurang motivasi saat membalap. Bisa memangkan waktu 1,5 detik perlap dalam 3 lap karena hal memalukan, yaitu disalip oleh rekan seteamnya yang notabene pembalap pengganti baru bisa memunculkan motivasinya…. itu sangat memalukan bagi kinerja pembalap seperti iannone. Bahkan disebut laziness? Lack of commitment? Lack of professionalism?

Setelah balapan selesai, pihak jepang langsung membuat langkah mengganti MotoGP project leader. Ini bertujuan untuk memboosting semangat team. Manajemen menunjuk enginering legendaris suzuki, Shinichi Sahara untuk mengawal team. Doi adalah orang yang bertanggung jawab team motogp suzuki sampai tahun 2012 dimana suzuki mengundurkan diri. Kemudian  Sahara san memimpin proyek pembuatan GSX-R1000 terbaru. Karena proyek telah selesai, maka manajemen hamamatsu memerintahkan Sahara san untuk mengatasi masalah team suzuki ecstar sekarang. Semoga lekas kelar…. ( jadi inget kecewanya Johan zarco gagal ke suzuki…. Syeemmmbb… Asyemmb )

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

7 Komentar

  1. Iya nih kang, padahal kalo liat catatan hanya ducati yang bisa mengalahkan top speed gsx-rr. Artinya kan cukup kompetitif power motor.

  2. Suzuki dari segi power emang nampaknya bisa menyaingi Desmo di straight, tapi yaa itu tadi yg namanya balapan tidak melulu soal pencapaian top speed tinggi di ujung straight, tapi dimana caranya bisa menaklukkan tikungan secepat mungkin, bisa masuk dan keluar secepat cepatnya, sehingga bisa memangkas catatan waktu per lapnya.

Silahkan Beropini