Inilah Efek GSX-R150 Jika Digeber Full Performa Selama 2 Jam Nonstop

suzuki

Yola dulur yang budiman….dari share sebuah video yang dikirim oleh masbro Joko Prasetyo subangun-bantal di grup gsxr150 Indonesia yang heboh itu, kita bisa menilai seberapa jauh kemampuan mesin 147 cc dohc suzuki gsx-r150. Ya, motor tadi digeber secara full performa selama 2 jam lebih di sirkuit sentul. Dan ini bukan uji tunggal, tapi memang ajang balap motor bebas, dimana GSX-R150 merupakan satu-satunya motor 150 cc. lho… lhoo…

gsxr breket4

Emang ada balap dengan kubikasi bebas? yah namanya juga kelas universal, seperti keterangan masbro joko prasetyo berikut ini.

Hari ini sekali lg ketangguhan GSX benar2 diuji…hanya oleh team kecil and dadakan bersaing dgn team2 besar pd acara gelaran universal bikers di sirkuit sentul..
2 GSX-R150 ikut kelas breket time 02:03 dan endurance 2 jam nonstop…dgn panjang sirkuit sentul yg kurang lbh 4,5km dan time per laps rata2 2 menit koma kecil..
Berarti 60 menit x 2 = 120menit
120 menit : rata2 perlaps 2 menit = 60 laps
60laps x 4,5km = 270km..
Berarti GSX masih sanggup digeber 270km (anggaplah 250km) nonstop dgn kecepatan rata2 120-150kpj..
Bahkan Pd kelas endurance hanya 2 buah motor 150cc bersaing dgn motor2 250cc semua..yaitu GSX R150…ckckckck..

Alhamdulilah dikelas breket time 2:03 GSX bisa podium 2…puji syukur dan puji tuhan..

Ya…. di dua balapan, yaitu kelas breket dan endurance selain gsxr150 yang berpartisipasi adalah motor kelas 250 cc. Dan di kelas breket, gsx-r150 berhasil juara 2, ini berarti ada motor 250 cc yang berada dibelakang gsxr-150 team kecil yang digawangi oleh masbro joko prastyo dan masbro yohan alexander. Ngadimin tidak akan bahas Kenapa bisa seperti itu? yang jelas kombinasi kerja team, pembalap, dan motornya itu sendiri.

Kita akan bahas lebih sederhana saja, dari segi motornya. Bukan soal menang kalah, jelas kelas 150 cc bukan lawan sepadan kelas 250 cc. Tapi masalah digeber full performa mengitari sirkuit sentul selama 2 jam itulah yang akan kita obrolin bersama. Menurut masbro Yohan alexander, mesin gsx-r150 yang mereka pakai tidak ada perubahan dari standarnya, hanya dirubah sistem magnet, per kopling, ban slick, dan tentunya knalpot Lone Rider,Β team mereka sendiri. Diluar itu, masih standard ting-ting bawaan pabrik.

Dalam kasus ini, bisa kita tarik kesimpulan bahwa kualitas atau durabilitas suzuki gsx-r150 memang tergolong bagus. Performa sudah diupgrade dari standarnya, tapi masih mampu memberikan daya tahan selama 2 jam secara full perform…. full perfom lho ya, alias suruh teriak rpm tinggi terus selama 2 jam untuk mengimbangi kelas 250 cc lainnya. Beberapa faktor yang mendukung kemampuan mesin suzuki ini, kalok boleh disebut adalah kinerja SALC satau suzuki advance liquid cooled sistemnya, sistem pendingin oli dan water liquid ala suzuki, sehingga suhu mesin tetap terjaga tidak overheat.

Begitu juga dengan mesin dohc-nya suzuki. Ini menjadi salah satu pendukung daya tahan mesin digeber lama dalam rpm tinggi. Publik sering terpaku membahas dohc dalam konteks performa motor, topspeed dan akselerasi. Padahal ada hal yang lebih penting dari fungsi mesin dohc….. yaitu mesin lebih mampu memberikan kitiran atau rpm tinggi dalam jangka waktu lama. Ini karena buka tutup klep disokong oleh 2 poros kem, bukan tunggal. Ingat 2 katrol lebih ringan daripada 1 katrol. Ini yang jelas membedakan anatar dohc dengan sohc. soal peak perform sohc bisa menyamai dohc, tapi soal durasi perform, jelas dohc unggul ( jika kualitas bagus ).

Jadi… sekali lagi selamat buat team speedlooner atas kesuksesannya,. bisa juara 2. Β Berikut ini rekaman videonya

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

 

17 Komentar

  1. Klo sy udh pernah geber fu karbu berboncengan keseringan full performa/high rpm slama 2 jam perjlnan…berat sy 75 kg dan yg dbonceng 65 kg, top speed mentok 110 km/jam.

  2. hahaha…. jangankan Gsx dulu shogun 125 geber poll dari jam 2 sore sampai jam stngah 10 solo touring bandung-indramayu-bandung, mesinnya tahan lama tuh.

    itupun pake oli mco murah Sgo 20w-50, apalagi kalau dicekoki oli hdeo. bisa ngacir motornya.
    10 tahun dipakai dngan kadang2 dipakai redline dari gigi rendah, mesinnya belum bermasalah, rantai ketengpun belum sekalipun bunyi di 70.000km.
    suara mesin gak ada perubahan dari ketika beli dishowroom suzuki tahun 2005 silam.
    sayang motornya dijual karna ada kawan lama yang naksir motornya dari dulu, dan berani beli dngan harga pasar diatas rata-rata. yasudah dilego πŸ˜€

    • ini ngga mengacu ke merk tertentu lho ya… cumak permisalan suzuki ngasih mesin dohc tapi kualitas komponenya downgrade…. meski udah dikasih 2 katrol ya tetep aja rompal… πŸ˜›

  3. Tapi dikelas balap bebek 150 cc (motoprix),koq sonic yg mendominasi juara ya?padahal mesinnya ya sama dgn cbr,dohc nearsquare (yang ente2 sebut dagelan). Padahal lawannya satria yg mesinnya sama dgn gsx r150 (yg kata ente2 kualitas tinggi) tapi yg ada perlawanan malah dari mx king..ini fakta,bukan retorika. Intinya saling menghargailah dgn produk orang lain.

      • Wow pasti merasa bangga nih bisa komen begini,lebih baik banyak baca dlu saja. Ente nih sama aja ngomongin motogp tp yang dibaca majalah Pulsa

        Nb :majalah pulsa kan ga bahas motogp??

    • “pertamax7.com, all new suzuki satria F injeksi start posisi 17 dari 33 pebalap alias di papan tengah … saat balapan pun crash.. Nih Alasan Suzuki Satria F Injeksi Tak Kencang di MP1 MotorPrix Malang.Satria F 150 injeksi 2016 bertarung di MP1 bebek 150 cc Motoprix Region II Malang seri I ternyata ada masalah sehingga tak kencang..”

      Ane copy aja lah biar langsung terbaca.ane jg tdk nyebut pabrikan ikut,yg jelas satria fufi ya ikut.

Silahkan Beropini