Efek Pemakaian Oli HDEO Gulf Superfleet 15-40 Terhadap Konsumsi BBM

suzuki

Yola dulur yang budiman….. setelah review awal penggunaan oli sesat jenis HDEO gulf superfleet 15-40 di artikel sebelumnya, kini dilanjut dengan review setelah pemakaian sejauh 120an km. Khususnya pengaruhnya terhadap konsumsi bbm motor yang ngadimin gunakan, yaitu gipsy danger gsxr150. Apakah penggunaan oli diesel di motor kopling basah seperti gsxr150 membuat konsumsi bbm lebih boros? yuk kita lanjutin bahasannya.

Hari Minggu pagi kemarin, seperti rutinitas mingguan sebelumnya, yaitu sunmori sekalian melanjutkan inreyen tahap akhair dari 500 km sampai 1500 km jarak odo meter. Trek yang dilalui juga nyaris sama seperti sebelumnya, tapi ada tambahan trek yang lebih menantang. Kalok sebelumnya trek dari Sumber cirebon-pesawahan-paniis-mandirancan-linggarjati pp, kini trek lebih naik lagi ke arah gunung ciremai.

Setelah sampai Linggarjati, ngadimin teruskan ke arah tempat wisata Sidomba-jalur alternatif kuningan yaitu lewat daerah kaki gunung ciremai seperti sekolah islam ITUS Bandorasa- manis kidul- sadamantra-sukamulya-dan lembah cilengkrang. Bagi biker daerah cirebon atau kuningan pasti paham bagaimana kondisi trek jalan antar kecamatan tersebut. Jalan antar kecamatan yang nggak terlalu lebar dan penuh dengan tikungan baik landai sampai curam dan tentunya jalanan naik turun khas arah ke gunung. Apalagi saat menanjak ke arah wisata lembah cilengkrang…. nanjaknya sadis…

 

Bagaimana dengan riding style? campuran riding normal dan agresive jika lengang. Hanya beberapa kali saja rpm mencapai 10.000, yang lainnya rata-rata di 6000-7000 rpm. Yang paling meniksa ya jalur dari jalan kliwon ke araqh Cilengkrang yang tanjakan curam, menggunakan gear 2, gipsy danger dengan pasti menanjak sampai tempat parkir ( 2 km lagi untuk mencapai tempat air terjun dan air panas ). Ada kejadian agak unik, dimana sepanjang jalan kipas tidak nyala, tapi setelah nanjak curam dan mesin dimatikan, setelah dicoba mau dinyalakan lagi tiba-tiba kipas nyala ketika kontak on mesin off. Ini menandakan bahwa sensor membaca mesin kondisi panas, tapi air radiator tidak bersirkulasi, makanya kipas menyala untuk mendinginkan radiator…. its normal.

Setelah istirahat sebentar dilanjut perjalanan pulang dengan trek yang sama seperti saat berangkat tadi. Saat mengambil foto di daerah setianegara, pas mau jalan lagi melintas new R15 V3 inreyen yang ngebut, yah…. biarin aja….ini juga lagi inreyen cara aman, lagian udah ngga penasaran lagi, jadi nggak perlu ngejar. Setelah beberapa saat jalan, si V3 melambat dan deka salip, kebetulan trek lurus arah dari randobawahilir ke mandirancan, langsung gas pol…. entah r15 ngebuntutin atau ngga, peduli teuing……. mau menikmati lone riding aja.

Setelah sampai rumah, ngadimin cek jarak tempuh dan konsumsi bbmnya yang menggunakan campuran pertalite 20 ribu+ pertamax 20 ribu + SPARK®.  Dan hasilnya sebagai berikut, jarak tempuh 73,4 km dengan trek dominan naik turun plus kelokan, sedangkan konsumsi bbmnya adalah 46,3 km/ liter bbm. hmm…. cukup iritlah.

 

Jika dibandingkan dengan konsumsi bbm sebelumnya nggak berselisih jauh. Yang ngadimin capai juga kisaran 46an km/liter bbm, namun melihat kondisi trek dan gaya riding kali ini paling menyiksa di gipsy danger dibandingkan sebelum-sebelumnya.

Jadi jika diambil kesimpulan, penggunaan oli hdeo gulf superfleet 15-40 secara konsumsi bbm tidak ada perubahan signifikan. Jika gaya riding dan trek sama dengan sebelumnya, ngadimin yakin akan lebih irit tapi ngga terlalu signifikan. ( acuan ngadimin irit signifikan jika mencapai 10% ). Benefir yang diperoleh ya seperti testimoni sebelumnya, vibrasi dan suara mesin menjadi lebih halus. bahkan semakin bertambahnya km yang dicapai performa oli tambah enak, khas oli HDEO. bahkan saat buat trek menanjak seperti itu saja, di kaki tidak terasa panas ( mungkin juga dibantu suhu daerah gunung kali ya? ).

Hasil ini membuat bimbang ngadimin, karena hasil ini sudah dianggap sangat layak buat menggantikan oli bawaan. Dan test berikutnya bisa jadi akan ngadimin percepat, yaitu dengan penambahan castor oil di gipsy danger yang awalnya mau dicoba setelah 1000 km. Bisa jadi minggu depan langsung tes castor oil dan berikutnya test ultimate, memakai oli fully synth sae 5-40 gulf formula g api SM/N yang sudah energu conserving tapi ditest di motor bebek dan bysin tidak slip kopling.

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

7 Komentar

  1. baru ganti oli pfd di jupimx 2013, pemakaian 5000km dari diisi 1lt (sekalian ganti filter) tinggal 850cc apakah normal? terima kasih

Silahkan Beropini