GSX-R150, Salah Satu Keasyikannya Ada Di Shifting Gear

Yola dulur yang budiman…setelah beberapa lama memakai gipsy danger, suzuki gsxr150, ngadimin bisa menemukan hal-hal yang belum diexplore secara luas. Salah satunya adalah menemukan fakta bahwa gsxr150 itu shifting gearnya mengasyikkan.

Seperti yang sudah diungkapkan di artikel sebelumnya, yaitu saat review penggunaan oli hdeo gulf superfleet sae 15-40 di gsxr150, salah satu yang terasa adalah di sektor shifting gear. Silahkan cek ulang 2 artikel sebelum ini masbro sekalian.

Pada dasarnya, saat kondisi default saja gsxr150 ini memberikan kelebihan di sektor shifting. Pindah gigi terasa empuk dan enteng walau dengan oli bawaan SGO ( dari diler spek Sae 20-50 api SL ). Mau up shift atau downshift mudah dan empuk dilakukan. Tinggal towel “nil…” sukses dengan sempurna. Emang ada problem tah di soal shifting? Ya, kadang ngadimin mengalami problem gigi nyantol atau bahkan miss shifting di motor sebelum gsxr150.

Enaknya lagi, ketika downshifting, backtorque, atau ban belakang ngepot juga minim. Ini karena karakter mesin overborenya gsxr150, sehingga tekanan dari ban ke mesin saat downshifting lebih enteng daripada mesin overstroke. Backtorque lebih terminimalisir. Apalagi rpm mesin mencapai 13.000 km, tambah anteng saja mesin saat terjadi backtorque.

Yang erat hubungannya dengan backtorque adalah engine brake. Yang dirasakan saat gas dilepas dari full throttle adalah reaksi engine brake yang smooth… Terasa sekali adanya engine brake saat loss gas, tapi terasa smooth, halus tidak menghentak. Kembali lagi, ini dikarenakan efek mesin overbore highrev, sehingga tekanan balik dari ban ke mesin lebih ringan. Apalagi memakai oli yang licin seperti hdeo yang deka gunakan, tambah halus lagi engine breaknya.

Dan entah karena efek oli atau ngga, tapi menurut testimoni mbah zenghot naga, umm Yogie bilang shifting gear di gsx-s150 untuk gigi 5,6 ngga perlu nekan kopling. Padahal doi menggunakan oli sgo, aka oli bawaan itu dilakukan saat turing ke Guci tegal kemarin.

Ini deka praktekkan dengan gsxr150 plus oli hdeo gulf superfleet. Dan hasilnya? Sukses bikin cengar-cengir Lur…bahkan sejak gigi 3 ke 4 dan sampai gigi 6, shifting tinggal congkel tuas persneling tanpa menekan tuas kopling. Tinggal “nil” di rpm 6000, perpindahan gigi ke 4,5,6 sukses mulus, lembut tanpa hentakan atau suara ceklok. Drop rpm pun terminimalisir, kemarin dilirik hy drop 1000 rpm dengan gaya riding biasa, kommuter.

Untuk problem susah netral seperti kasus di meain satria FU juga hilangvtak berbekas, entah digondol maling atau wewe, ngadimin ga tahu 😀 . Asli lho…sistem persneling gsxr150 ini emang menyenangkan. Sejauh ini belum pernah miss, atau gagal netralin. Terasa enteng, empuk, tinggal NIL….lampu indikator netral langsung nyala. Untuk masuk ke gigi 1 dari N, sejak pakai oli sesat sejauh ini tidak terdengar suara seklok….serasa naik bebek saja ini…wkwkwkwkwk

Ini mungkin dikarenakan penyempurnaan sistem rumah kopling yang sudah disempurnakan menggunakan sistem ballbearing, sistem pelumasan SALCS, serta suzuki yang memang manteb dengan sistem kopling PECS maupun SAPECS suzuki advance power engagement clucth system.

 

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

 

8 Komentar

Silahkan Beropini