Artikel Additive castor Oil, Ngadimin Hapus

suzuki

Yola dulur yang budiman…. setelah artikel tentang additive oli mesin dengan castor oil deka publish, ngadimin konsultasi dengan pemerhati oli luar negeri kenalan ngadimin. Doi mengatakan penggunaan minyak jarak untuk campuran oli untuk mesin 4 tak itu sudah usang, oli modern baik mineral maupun synthetic sudah bisa mengimbangi keunggulan minyak jarak. Jadi, darip[ada menyesatkan, artikel ngadimin hapus.

Di forum luar negeri, sampai sekarang juga masih banyak yang memakai additive castor oil, namun umumnya digunakan untuk mesin 2 tak. Sedangkan untuk mesin 4 tak, mereka mencampurkan castor oil dengan gasoline atau bensin, fungsinya untuk mendinginkan suhu klep. Namun ini bisa beresiko pembentukan gum sehingga justru mengganggu aliran campuran udara+bbm. bahkan bisa bikin injector mampat.

Bagimana dengan pencampuran langsung dengan oli mesin di dalam crankcase? Beberapa artikel rujukan mengatakan, jangan pernah mencampur vegetable oil dengan minaral oil, bisa menyebabkan pengentalan dan ,menghambat laju sirkulasi oli. lagi pula oli petrolium base tidak mau dicampur secara langsung dengan vegetables oil, harus pre mixed. Jadi mau nggak mau harus dicampur dengan oli fully synthetic…..

minyak-jarak

Waduh…. jadinya malah mahal, padahal awalnya ingin membuat oli murah dengan kualitas ester ( castor oil saat panas justru pelumasan sebaik ester ). Itulah uniknya castor oil. Jika ingin maksimal, maka harus dicampur dengan fully synthetic… walaaaahhhh……. Sedangkan semakin dengan kemajuan tehnologi, oli fully synthetic juga sudah punya strength film sebagus castor oil…..

Bukan dari base stock oil, tapi insinyur membuat film strenght oli fully synthetic sebagus castor oil dengan mengutak-atik zat additive-nya.

Jadi daripada nantinya dulur sesater menjadi sesat laknat, bukan sesat nikmat, maka artikel sebelumnya ngadimin hapus untuk sementara waktu….

Sejauh ini ngadimin masih penasaran dengan pencampuran castor oil dengan mineral base oil yang ada patennya. Jika berhasil dan tanpa kendala saat di trial, maka artikel sebelumnya akan ngadimin publish kembali.

1 Komentar

  1. Soal jadi menggumpal mending di cari sumber info resmi dulu.

    Di riset soal oli, masalah kompatibilitas pencampuran antar bahan sudah dibahas. tapi maklum, orang sekarang nggak lagi bedakan jenis, mau PAO, ester, PAG, grup III semua nggak pandang bulu di sebut sintetik, padahal ada beda penting diantara mereka. sehingga terjadi film strength diklaim bagus tapi kok bikin suara mesin kasar.

    aditif yang bisa bikin PAO atau grup III jadi sebagus minyak nabati itu ester. Ester juga ada kelemahannya.

    https://kupasmotor.wordpress.com/2017/05/10/motor-motogp-bagian-2-pengaruh-firing-big-bang-vs-screamer-pada-wheelspin-dan-wheelie/

Silahkan Beropini