Motogp Jerez 2017 : Antara KTP Spanyol Dan Motor Honda

suzuki

Yola dulur yang budiman….motogp seri jerez spanyol kali ini entah kenapa ngadimin aras-arasen nonton. Bahkan tadi juga telat liatnya karena kondangan tengok bayi ke kerabat. Nonton motogp hanya untuk mengharap keajaiban dan pembuktian obrolan sore hari ama si bonsaibiker. Ini soal honda, dan ktp spanyol.

Sore tadi emang sempat silaturahmi ke rumahnya mbah bons, rencana mau ngemis double tape sih…tapi kagak punya…sama-sama fakir :mrgreen . Kemudian ngobrolin soal motogp seri jerez.

Juara_Jerez 17-800x443

Ngadimin sendiri dengan datar bilang, yang di depan paling honda..juaranya pedrosa. Mbah bons nimpali, kalok pedrosa mulai bagus balapan, apalagi di austin podium 3.

Sebenarnya bukan cumak itu sih….melihat karakteristik sirkuit jerez, apalagi data pengereman brembo yang kemarin kita ulas, sudah terprediksi motor apa yang bakalan menang. Punya sasis yang stabil dan pengereman mumpuni.

Sebenarnya antara honda dan yamaha bisa seru persaingangannya. Honda menang di jalur lambat dan yamaha di tikungan cepat. Tapi kali ini yamaha masih problem menyelaraskan antara sasis barunya dengan ban depan michelin….soal carcass ban yang dianggap kurang kuat. Jadilah yamaha terseok-seok di jerez kali ini, tikungan cepat yang jadi keuntungan menjadi balon kosong. Yamaha hanya bisa menempatkan vinales sebagai finisher ke -6…karena ktp spanyol.

Lho kan ada zarco, si hotshot dari prancis yang urutan 4? Ya tengok dulu…itu motor pakek sasis tahun lalu, beda ama spek factory yang belum matching ama ban depan michelin. Lagian zarco emang kelihatan bagus sejak seri pertama, insting killernya emang natural born talent…sayang suzuki kagak jeli…malah pilih rins… :cry .

Pengisi podium semua ber KTP spanyol, karena pebalap berKTP spanyol sudah mendarah daging di sirkuit jerez…dari mereka balapan saat orok sudah di situ. Kelas yunior sudah ngebalap di jerez. Bahkan posisi lubang semut pun mereka hapal 😀 . 

Dan tentunya juaranya, si pedrosa penunggang honda. Deka memilih  prediksi pedrosa menang karena hasil free practice dan kualifikasinya stabil. Dan juga didukung motor RCV yang perkembangan sasisnya signifikan, kalah sedikit dari yamaha. Sedangkan daya pengeremannya, dari tahun lalu honda masih unggul dibanding yamaha. Apalagi kasus carcass ban depan yang mengurungkan rossi melakukan late braking.

Dani_Pedrosa_Baru-800x443

Sehingga di semua quarter sirkuit, paketan honda dan ktp spanyol menjadi tak terbendung. Unggul di semua lini….ini sudah ngadimin sangkakan sebelum race. Lho lorenzo ikutan podium lho? Motornya bukan honda….

Ya….catatan lorenzo selalu bagus di sirkuit jerez sebelumnya. Bahkan dari wawancara kemarin, dia mengharap pengalaman sebelumnya bisa membantunya balapan di jerez sebaik mungkin. Dan kemudian doi sudah mulai belajar membelokkan motor ducati dengan benar…menggunakan rem belakang. Dan ingat…jerez terkenal dengan lintasan panjangnya antara sektor 3dan 4. Soal pengereman dan full power, motor ducati bisa dimanfaatkan disini. Ingat juga, walau celeng, ducati punya daya pengereman yang mumpuni. Ditambah dengan ridernya lorenzo…ktp spanyol.

Apakah itu membuktikan ducati bakal merangsek ke perebutan podium untuk seri-seri berikutnya? Ngadimin sendiri masih sangsi… PR terbesar ducati tetap ada di sasis. Bisa saja berebut podium, asal sirkuit karakternya cocok dengan motor ducati…stop and go, full power, bukan tikungan cepat.

Bagaimana dengan team suzuki? Hmm…sebagai fans suzuki, deka masih terluka dengan lepasnya zarco ke satelite yamaha. Lagi pula team suzuki kehilangan keuntungan kemudahan seperti tahun lalu. Sektor elektronik dan carcass ban depan juga belum padu dengan sasis terbarunya. Apalagi karakter Ianonne yang agresive perlu penyesuaian karakter riding dengan motor gsxrr nya sekarang inline  bigbang dan mirip karakter yamaha…harus finness rider…kata lorenzo kemarin… Zarco…oh zarco…kenapa kau minggat ke yamaha…..

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

 

 

Be the first to comment

Silahkan Beropini