Lorenzo Kembali Tuduh Iannone Terlalu Agresive

suzuki

Yola dulur yang budiman….entah apa yang ada di pikiran pebalap ducati termahal sepanjang masa, Jorge Lorenzo. Disaat semua belum sesuai keinginannya, doi banyak menunjuk hidung pihak lain. Kali ini pebalap ecstar suzuki, Iannone ditunjuk hidungnya sebagai pebalap yang agresive dan merugikannya di balapan Austin kemarin.

Di balapan itu, doi awalnya cukup senang karena start di urutan ke-6, capaian paling bagus sejauh ini. Lorenzo sendiri bilang ke MCN bahwa dia sudah merasa nyaris mampu menggapai podium sebenarnya. Tinggal menunggu waktu saja seorang lorenzo menjadi kandidat perebutan podium.

Bahkan menurut hohe, di balapan kemarin sebenernya dia mampu finish di depan Dovizioso. Sayangnya ban bagian kanan sudah habis dan doi mau tak mau harus mengurangi kecepatan.

“Until I had front tyre problems I was closing down on Dovi, and my position if I did not have graining on the front tyre would have been seventh behind him. But the graining on the right side of the tyre was probably a bit less than the rest of my competitors, and I had to slow down.

LORENZO Jorge

Yang mengherankan, kali ini hohe juga menyinggung Iannone soal kegagalannya di posisi yang lebih baik. Katanya Iannone menyalipnya terlalu agresive, jadi mau tak mau lorenzo harus melebar dan kehilangan waktu 2 detik, sehingga Petrucci pun bisa menyalipnya…. :mrgreen .

“Then Iannone caught me, made an aggressive pass on me, and I had to run wide at turn one, which cost me another two seconds that let Petrucci catch me and pass me too.

Sepertinya semenjak Iannone mentusbol Jorge tahun kemarin, mereka selalu berseteru. Apalagi hohe juga yang melengserkan Iannone dari jok Ducati. Sebelum kejadian kali ini, di seri Argentina juga mengalami konflik, gantian Lorenzo mentusbol Iannone, tapi nasibnya berbeda, justru Lorenzo yang ndlosor.

Walaupun diakui bahwa capaiannya masih jauh dari kata memuaskan, namun lorenzo melihat secercah cahaya saat seri motogp kembali ke eropa. Sirkuit di eropa sangat lorenzo kenal dan pengalamannya bisa meningkatkan kemampuannya di atas ducati di european series.

Targetnya adalah di sirkuit Lemans, karena capaian lorenzo selalu bagus, dan ini salah satu sirkuit dimana motor ducati juga punya prestasi baik. Kenapa bukan seri Jerez minggu besok? Ternyata oh ternyata, karena menurut lorenzo sirkuit ini termasuk sirkuit yang jelek bagi ducati, walaupun capaiannya pribadi selalu bagus…..

“We need to be fighting for the championship, but for the moment this is not possible. But we’re much closer to the other Ducatis and to the other competitors. Jerez will be difficult because it’s one of the worst tracks for Ducati, historically, but you can never be certain of anything in MotoGP and it’s one of my favourites! We’re progressing very quickly, and Le Mans could be a good one. It’s one of my favourites and it’s a good track for Ducati too, and I’ll be going there with a free mind!”

Weh…. Mari kita sambut Lorenzo di seri Lemans setelah seri jerez, apakah ini akan jadi kenyataan?

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

5 Komentar

  1. Mending balapan sendiri aja lah sono…. Hasil buruk ya hasil buruk.. Sok sok nyalahin rider laen… Si mm si mv si zarko dll lah akeh sing agresif kok

  2. “semenjak Iannone mentusbol Jorge tahun kemarin”
    dafuq, i’ve just read!!!

    lorenzo terlalu sempurna untuk disalahkan, pembalap tempe!

  3. Rossi tuduh zarco agresif …zarco salah
    Lorenzo tuduh iannone agresif…lorenzo salah
    Maverick marah karena dihambat rossi cetak lap time , ga’ jadi marah karena ujung2nya…vinales salah
    Rossi maki2x espargaro karena menghambat hot lap…espargaro salah
    Biaggi , gibernau, stoner, lorenzo, marquez dan kemungkinan nanti vinales selalu salah
    #ripmotogp

Silahkan Beropini