Kontroversi Michelin VS Safety Commision, Pro Rossi Dan Anti Rossi

Divers tires GP Argentina 2017 (Circuit Termas de Rio Hondo) 7-9/04.2017 photo: MICHELIN

 

Yola dulur yang budiman…..motogp seri argentina minggu yang lalu, selain diramaikan dengan kasus banyaknya pebalap crash, ternyata meninggalkan kontroversi bagi media yang minim publisitas, atau hanya tersirat di permukaan saja. Yaitu kontroversi ban depan michelin, terjadi kegaduhan di semua team, paddock. Terpecah antara opini pro valentino rossi dan anti valentino rossi.

Kenapa ada nama rossi di disitu? Masih ingat dengan artikel soal ban depan michelin kemarin? Nih deka ingatkan lagi.

Problem Rossi Di Musim 2017 Ternyata Sangat Pelik

Ya..setelah mengetes ban depan baru michelin yang punya carcass ( daging ban ) lebih stiff, rossi merasa puas di valencia musim lalu. Sayangnya banyak pebalap komplain ban stiff membuat motor sedikit chatter, termasuk pebalap-pebalap yamaha selain rossi. Akhirnya di uji coba sepang, michelin mengembalikan ban spek tahun 2016. Rossi dan iannone disitu mulai kesulitan untuk mengembangkan kecepatan. Jika terlalu cepat, ban tidak bisa tahan lama.

Setelah balapan seri losail, rossi kembali mengutarakan secara terang-terangan soal kelemahan ban spek 2016 tersebut. Bahkan menurut michelin, saat pengambilan data post race, diam-diam pebalap seperti marquez, pedrosa, cruthlow, aleix espargaro dan lainnya mengeluh soal ban. Walaupun sembunyi-sembunyi, dari balapan nampak jelas ban marquez kepayahan di lap-lap akhir sampai dia mau kesalip pedrosa dan aleix. Ban terlalu dipush di awal-awal lap. Setelah itu para insinyur michelin meneliti ban mereka di prancis.

Di seri argentina, michelin kembali membawa ban carcass baru mereka, dengan kode #70. Rumor ban baru ini sudah ramai di kalangan media resmi motogp pada hari rabu. Namun ban kode #70 ternyata hanya carcassnya yang baru, sedangkan compound ban bukan khusus untuk sirkuit termas de rio hondo. Makanya michelin hanya ingin pebalap menguji saja, minta masukan untuk pengembangan ban tersebut kedepannya, bukan untuk race. Sayangnya ban baru sampai ke termas pada hari jumat malam.


photo: MICHELIN

Setelah itu pihak michelin, komite penyelenggara memanggil semua pebalap untuk membahas keputusan ban tersebut. Tidak jelas jumlah pebalap yanh hadir, antara 13-17 pebalap yang hadir, rossi tidak ikut hadir. Pihak michelin mengutarakan keinginannya agar semua pebalap menguji ban depan baru mereka pada hari sabtu. Di luar dugaan, keputusan tersebut diveto oleh komite. Tapi anehnya bukan oleh kommite race, tapi safety commite (SC) yang hadir disitu. Mereka menolak karena mepetnya waktu dan dengan adanya tambahan ban opsional #70 maka ban depan menjadi 4 jenis dan belakang 3 jenis…. Yaelaaaahh….ngapain SC ngurusin tehnis ban? Bukannya soal keselamatan pebalap? Tapi veto tetaplah veto.

Keputusan veto tersebut sebenarnya ditentang oleh sebagian pebalap seperti pol espargaro yang mengeluh sama dengan marquez soal ban depan spek 2016, tapi lebih memilih “no intervention” , seperti halnya pebalap-pebalap spanyol lainnya. Ini dinilai oleh commite race sebagai tanda setuju… Padahal keputusan harus disetujui oleh lebih dari separuh jumlah pebalap, tapi pebalap spanyol memilih ” no intervention” padahal komplain ban depan michelin spek 2016.

Setelah sidang, merebaklah pro kontra di tiap paddock. Terbagi antara yang pro rossi dan anti rossi. Commite motogp dan para pebalap spanyol dianggap anti rossi. Sudah jelas ban lama bermasalah, tapi ogah ngetes ban baru yang carcass lebih stiff…. Alasannya, dengan carcass lebih stiff, krisis rossi bisa teratasi dan bisa lebih cepat.

Di pihak kontra mengatakan michelin terlalu menganak emaskan rossi, masukan rossi didengar dan dibuatin ban khusus rossi. Jelas kompetitor rossi pada protes. Michelin sendiri mengatakan bahwa ban carcass baru itu akan membantu pebalap-pebalap yang berkarakter hardbraking seperti marquez, cruthlow, aleix, dan iannone. Jadi bukan semata hanya untuk rossi. Seperti yang dikeluhkan para pebalap setelah losail kemarin.

Namun akhirnya ban baru tidak jadi dipakai dan diuji di termas kemarin karena diveto. Dan hasilnya sudah kita ketahui bersama, seri termas menjadi ajang ndlosor berjamaah pebalap-pebalap seperti marquez, lorenzo, aleix, pedrosa, dovi, rins, dan lain-lain. Semua bermasalah dengan grip ban depan.

Bahkan crutchlow sempat berseloroh bahwa marquez membawa motor seperti binatang di lap-lap awal. Padahal sebenarnya dia bisa mengimbanginya, namun lebih memilih bersabar diri beberapa lap sebelum mengembangkan kecepatan. Dengan carcass lama, mau-tak mau harus memakai ban depan hard agar ban punya daya tahan bagus untuk motor RCV. Berbeda dengan yamaha yang masih pede dengan compound medium. Hasilnya cruthlow nangkring di podium 3.

Apakah kontroversi ban depan michelin ini akan berakhir di termas? Ternyata tidak…karena michelin akan membawa ban baru ke texas nanti. Tidak ada alasan untuk diveto karena waktu mepet lagi, sudah jauh-jauh hari dikonfirmasi. Sepertinya drama diluar sirkuit akan seru. Apakah ban depan akan menguntungkan rossi? Atau tetap akan ditolak? Minggu depan akan terjawab…..

Dari berbagai sumber.

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

 

 

 

6 Komentar

  1. Jadi sbnernya klaw pembalap lain mau ikut saran rossi pake ban kompon baru, kejadian dlosor berjamaah di Argentina kemaren gak harus terjadi ya mang deka 😁

Silahkan Beropini