Warning: Jangan Pernah Pakai Oli Diluar Spek Pabrikan Saat Inreyen

suzuki

 

Yola dulur yang budiman…maraknya penggunaan oki sesat, hdeo, pcmo di motor karena manfaatnya yang langsung terasa, kadang berefek seperti buruk. Khususnya bagi yang udah ngebet, tapi tanpa informasi yang cukup. Seperti halnya temen deka beberapa waktu yang lalu, punya vario baru 250 km langsung minta disesatkan. Sesat itu ada waktunya, jangan menggunakan oli diluar spek pabrikan saat inreyen.

Untung saja temen satu ini nurut ama omongan deka… Motormu masih inreyen, pakai yang semi synthetic aja ya, sae 10-30 sesuai sae bawaan oli pabrikan. Doi nurut walau sebenarnya mau pakai yang full synthetic… Biar wuss…wusss…katanya. Wus…wuss ada masanya masbro, bisa saja baru jarak tempuh 50 km odo langsung pakai oli yang ngefek wuss..wuss…. Tapi akan mengakibatkan mesin tidak awet.

Yang perlu ditekankan adalah saat masa inreyen. Ingat ini mesin barusan dirakit, komponen masih menyesuaikan gap antar komponen, termasuk bearing, valvetrain dan sebagainya. Saat penyesuaian ini tentu menghasilkan garam-garam logam yang aus, kemudian mengalir mengikuti oli. Dan percayalah, garam-garam ini jahat buat oli.

Makanya gunakan oli sesuai spek pabrikan saat inreyen ini. Kenapa? Karena para insinyur membuat mesin motor, satu paket dengan oli yang dibutuhkan oleh karakter mesin tersebut. Dengan memakai oli dengan sae sesuai standar pabrikan, maka anda akan mendapatkan gap antar komponen mesin sesuai dengan harapan pembuatnya. Seperti motor honda yang memakai sae 10w-30… Jangan memakai sae motor yamaha yang 10w-30  di motor honda saat inreyen, atau sebaliknya.

Bagaimana jika udah ngebet sampai ubun-ubun seperti teman deka diatas padahal masih saat masa inreyen? Boleh saja, asal sae sesuai dan gunakan oli jenis mineral atau semi synthetic kualitas bagus. Lupakan kata-kata orang yang mengatakan oli fully synthetic bisa dipakai untuk inreyen. Kenapa kita diharuskan menghindari oli fully synth saat inreyen? Karena kita tidak mungkin dapat mesin dengan gap antar komponen yang dipastikan sama. Jika ngeyel pakai oli full synth, resiko mesin ngejam lebih besar saat start-up dan meningkatkan keausan… Oli full synth itu punya viskositas tinggi.

Gunakan oli sesuai bawaan pabrikan, minimal saat inreyen selesai, yaitu penggantian di 200-500 km pertama, dilanjutkan dengan oli baru sampai 1000 km. Saat kondisi inreyen terjadi pembersihan mesin dan pengikisan logam komponen agar gap atau clearence antar komponen ideal. Umumnya sih sekitar 1000 miles atau 1500 km.

Contoh oli fully synthetic

Apalagi ring seker/piston terbuat dari chrome atau moly, ini juga memperpanjang masa inreyen. Tandanya adalah oli selalu berkurang saat masa pakai. Terus kapan saatnya memakai oli full synth? Gunakan setelah masa inreyen selesai, yang ditandai dengan minimnya konsumsi oli, atau mesin nggak vampire lagi.

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

gulf oil

8 Komentar

  1. Nggak setuju. Mulai dari inreyen sampai seterusnya sebaiknya pilih oli yang film strengthnya bagus. Ciri film strength bagus itu bila dipakai kencang suara mesin masih tetap halus. Kalau tahu oli yang sekarang suara mesin jadi kasar saat dipakai kencang, ya jangan diteruskan pakai olinya.

    Kalau suara mesin jadi makin kasar setelah inreyen berarti olinya yang nggak beres. Beda dengan apa yang banyak dipercaya orang Indonesia, bahan oli PAO atau grup 3 itu justru lebih jelek film strengthnya. Oleh karena itu pabrikan menambahkan ester sehingga bisa jadi lebih bagus film strengthnya.

    Karena campuran tersebut, oli semi sintetik belum tentu lebih bagus film strengthnya daripada oli sintetik.

    https://kupasmotor.wordpress.com/2017/03/10/ini-alasan-mengapa-film-strength-jauh-lebih-penting-daripada-kadar-moly-atau-zddp/

  2. Kang, kalau misalnya matic honda baik 110, 125, 150cc pakai hdeo 15w40 atau pcmo sae 10w40 buat inreyen gimana boleh ga?

  3. Dari pertama motor turun saya cuma pake oli bawaan kurleb 20km, selebihnya langsung saya sesatkan pake r4x 2x masing2 500km an & 750km an. Sekarang pemakaian ke 3 pake md1 5w-40, mudah2an enak sampai ribuan km.

  4. Nmax ane km 400 udah ane cekokin pft, drain setelah jalan 1000km, lalu minum pft lagi Sampek sekarang (+/- 800km), so far setelah pergantian ke2 mesin smooth pake banget…Kira2 yg ane lakuin tersebut bagus ga ya buat kedepannya??

Silahkan Beropini