Apakah Suzuki Ikutkan GSXR-150 Di Ajang Balap Nasional ?

Yola dulur yang budiman…. motor yang punya image kencang, tentu punya beban tambahan. Khususnya di ajang balap entah Indoprix atau IRS untuk level nasional. Baru sesaat diluncurkan saja gsxr150 sudah mulai punya image kencang. Minimal dari pembuktiannya di sirkuit sentul yang bisa mencapai topspeed diatas 150 km/jam. Apakah pihak suzuki bakal menurunkan gsxr150 di ajang balap nasional?

Menggendong mesin 150 cc overbore, direct tappet dohc dengan default power 19,2 ps on crank, memang membuat gsxr150 sangat menggiurkan untuk dijadikan motor balap sirkuit. Belum lagi soal desain bodi yang dibuat di wind tunnel agar efek drag bisa diminimalisir. Tinggal oprek sana-sini bisa menjadi motor balap yang nyamleng…. Lezatos…

Belum lagi koar-koarnya para fans merk laen yang merasa jagoannya kalah spek, biasanya mempertanyakan… Kita buktikan di sirkuit siapa motor terkencang…. Inilah yang membuat pabrikan ramai-ramai menjadikan ajang balapan sebagai ajang promosi jualan. Sunday racing, monday selling.

Jika sebuah tipe motor jumlah jualannya sangat dominan, biasanya akan menghindari ajang balapan. Resikonya terlalu besar. Ajang balap hanya untuk produk yang sedang ingin membangun mindset kencang, canggih agar publik tertarik. Atau jika kompetisi jualan sangat ketat, maka ajang racing bisa menjadi alat promosi yang ampuh.

Berkaca dari itu, gsxr150 sebagai pendatang baru dan mulai dikenal dengan motor kencang, sudah selayaknya jika diikutkan dalam ajang balap nasional. Ini bisa membantu secara promosi. Apalagi posisinya yang sedang ingin menggedor pasar nan sadis seperti sekarang ini. Kelas sport 150 cc, pasar yang sangat berdarah-darah.

Apakah suzuki bakal melangkah ke strategi ini? Setahu deka, dari informasi langsung pihak suzuki, untuk tahun ini off dulu dari ajang balap nasional seperti indoprix dan sejenisnya. Tentu suzuki punya alasan yang kuat akan hal ini. Dunia balap itu sangat berbeda dengan dunia jalan raya. Tidak melulu motor default unggul, di sirkuit balap ikutan jumawa.

Banyak aspek yang menentukan seperti skill pembalap, keahlian mekanik, pengembangan upgrade mesin, riset spek balap, dan tentunya dana penyelenggaraan. Ingat…. Suzuki baru saja bangun tidur, bukan pabrikan motor yang plant-nya melebihi 1 kecamatan. Semua langkah harus terukur dan efektif efisien. Itulah yang menjadi pertimbangan suzuki absen untuk tahun ini.

Ajang lomba khusus gsxr150 pun hanya ada di  Suzuki Asian Chalange, dimana motor semuanya adalah gsxr150. Bukan ajang campuran motor berbagai merk. Jangan dilihat ini ngeper atau tidak berani balap dengan team pabrik lain, tapi ini adalah jalan yang harus ditempuh oleh suzuki, untuk keselamatan suzuki sendiri.

Jangankan bicara suzuki indomobil sales. Suzuki global saja sangat membatasi ajang balap… Dan itu sudah dimulai dari tahun kemarin. Karena alasan dana, suzuki hanya fokus di balap motogp, dan 24 hours series saja. TT isle of man absen, superbike absen, british superbike absen….

Namun tahun ini sudah mulai bangkit lagi dengan menambah 2 ajang selain motogp dan endurance 24 hours…. Ajang british superbike( BSBK ) dan TT IOM, dengan pembalap fenomenal Michael Dunlop, wassyeeekkk…..

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

 

10 Komentar

  1. “Jika sebuah tipe motor jumlah jualannya sangat dominan, biasanya akan menghindari ajang balapan. Resikonya terlalu besar”
    yg mana ini om deka? yg kemaren skip 1 race ya? hehe

  2. mudah2an penjualan terus moncer sehingga tahun depan cukup dana untuk terjun balap.
    mudah2an juga dengan terus moncernya penjualan GSX, produsen aftersales berlomba2 untuk membuat part pendongkrak performa untuk GSX-R. sehingga tahun depan beber2 siap balap.

  3. Suzuki kan ga bikin statement aneh2, daripada yang katanya punya motor, dana dan sumber daya super potensial, sudah minta ubah regulasi tiba2 mundur di seri pertama. Ga taunya ga pede dan sedang minta bantuan prinsipal Jepang rupanya.

  4. Yang banyak duit ga berani turun aja banyak yang memaklumi (baca : ga berani protes keras):v
    Ini yang jelas2 ga ada duit semestinya bisa dipahami :v

  5. Yang penting Suzuki meskipun ogah terjun balapan namun dia gak ikut campur tangan dalam hal regulasi supaya regulasinya diamandemen kayak Pabrikan Nganu dengan harapan lebih bisa menguntungkan dia tapi (bisa saja) malah merugikan pabrikan yg sudah lama ikut balapan, hehehe…

Silahkan Beropini