Hasil Perawatan Rutin Jupiter Z1 Membuat Pemiliknya Tersenyum

suzuki

 

Yola dulur yang budiman….yang namanya performa optimal motor, pasti diharapkan awet dan selama mungkin dirasakan oleh pemiliknya. Kuncinya sangat sederhana, perawatan rutin terhadap motor itu sendiri. Salah satunya seperti yang dirasakan oleh bro Dede yusuf yang dibuat tersenyum oleh jupiter z-1 nya…. Jet wahid.

Ngadimin ditag melalui medsos, doi menunjukkan hasil performa harian motornya. Sepertinya bro dede cukup puas dengan performa tunggangannya. Bukan tanpa upaya hasil ini diperoleh, namun dengan upaya dia untuk selalu merawat motornya agar selalu dalam kondisi optimum.

Yang doi share adalah hasil efisiensi bbm motornya. Deka setuju bahwa efisiensi adalah sebuah parameter motor dalam keadaan optimum. Mesin efisien berarti kondisi mesin dalam keadaan sehat, semua bekerja secara normal.

Dari testimoninya, jet wahid yang sudah ber-odo 30an ribu km, masih menunjukkan efisiensi bbm sejauh 56,6 km/ liter bbm. Cukup menggembirakan kondisi kesehatan motornya. Apakah kondisi mesin ini dicapai karena motor selalu dipakai kalem? Ndak juga, saat bro dede berkunjung ke kediaman deka, lihat sendiri bagaimana doi langaung ngacir dari posisi start. Bahkan saat berangkatnya sempat meladeni sebuah satria fu di jalan raya bogor.

Kondisi mesin optimum tersebut diperoleh karena perawatan rutin. Jika ada suara sedikit aneh saja, doi tidak segan mencari masalahnya dan menyelesaikannya. Servis rutin tentu dilakukan. Tambahannya mungkin yang sedikit aneh, doi menggunakan oli sesat, termasuk anggota sesater. Oli mesinnya adalah fastron techno 10-40, bbmnya pertamax+ racun SPARKĀ®.

Yang lainnya standaran semua, mesin standar, profil cam standar, knalpot standar, intake standar. Hanya sektor oli dan bbm saja yang non standar.

Jadi….rawatlah motor anda, maka anda akan dibuat tersenyum oleh motor anda, seperti bro dede yusuf.

 

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

gulf oil

6 Komentar

  1. Jupiter Z1(juga Jupie-Z 110) begitu dari gigi 3, saat kecepatan 75-80 Km/Jam, kemudian masuk gigi 4, Tenaga langsung drop cukup jauh, tak senikmat saat gigi 3, mau naik susahnya minta ampun kecuali slip stream di belakang bus cepat antar kota, sedangkan Revo 100 atau Supra masih ada cukup napas di gigi 4, Tanya kenapa Om deka?

  2. Punya ane shogun 125 sp 2010, km 137.000 (udah muter balik odometernya),- masih tembus 50 km/l lebih mas. .jadi kalau baru 30rban km ya masih belum bisa dibilang puas.

Silahkan Beropini