JDEERRR…. Inilah Alasan Kenapa KTM Benci Honda

 

Yola dulur yang budiman…. awalnya ngadimin heran dengan sikap para petinggi pabrikan KTM austria. Entah dari level manajer sampai CEO, jika diwawancarai oleh media luar negeri sono selalu mengatakan ” we’d like to beat honda”. Bahkan di ajang motocross dunia dimana yamaha dan suzuki merupakan ancaman nyata, mereka tetap bilang, ” our target is honda than yamaha, even suzuki”. Di dunia balap atas aspal… sama saja….. ” Our most hated rival is honda”… setelah mencari sumber-sumber informasi, didapati kenapa KTM begitu benci dengan pabrikan honda.

Seorang CEO KTM  seperti Stefan pierer sampai mengatakan

“We love racing, and we love beating the Japanese manufacturers.”But Pierer reserved his sharpest ire for Honda. Speaking of the surprise decision to compete in Moto2, he joked that the spec Moto2 engine was supplied by “our most hated rival Honda”.

KTM suka balap, dan kita senang mengalahkan pabrikan jepang, tapi paling utama adalah honda. Bahkan tentang keputusannya yang  mengejutkan untuk bersaing di Moto2, ia bercanda bahwa mesin spek Moto2  dipasok oleh “our most hated rival Honda”.

Pertanyaannya kenapa sih KTM sebegitu bencinya sama honda?  Tak ada asap kalok tak ada api. Ternyata KTM masih menyimpan sakit hati dan dendam di masa lalunya. Stefan pierer mengatakan lagi :

“Honda tries everything,” Pierer told Servus TV. On the one hand with money, they shower the promoter with cash, and if that doesn’t help, they pull all sorts of tricks. Now there’s a balance in the Grand Prix Commission. That’s important.”

 

Honda itu menghalalkan segala cara, di lain sisi memakai uang kepada penyelenggara, jika ini tidak membantu apapun mereka melakukan berbagai trik. Bahkan saat KTM gabung ke motogp karena menganggap sekarang pabrikan eropa dan jepang jumlahnya imbang, itu untuk mencegah honda untuk menguasai komisi pembuatan aturan motogp.

KTM’s entry into MotoGP brought balance to the MSMA, the manufacturers’ group which has a vote in the Grand Prix Commission, MotoGP’s rule making body. With three European manufacturers against three Japanese manufacturers, they were in a position to prevent Honda from bulldozing through proposals.

Apalagi jika kita menongok jauh ke belakang lagi, dimana saat itu KTM berjaya di kelas gp 250 dengan pembalap Hiroshi Aoyama dan Mika Kallio, bersenjatakan mesin twin paralel 2 tak KTM. Inilah mesin 2 tak inovatif KTM dan untuk pertama kalinya mesin 2 tak fuel injection diaplikasikan di motor.

Kemudian setelah dorna menyatakan pelarangan mesin 2 tak di gp250, kemudian menggantikannya dengan 600 cc 4tak, dan mengganti nama menjadi moto2, KTM dan team lainnya mengendus bahwa keputusan itu ada campur tangan dari pihak Honda. Seperti diketahui, bahwa honda sangat benci dengan mesin 2 tak, dan jika punya kesempatan, akan berusaha untuk membunuh mesin 2 tak.

Setelah diberlakukan aturan moto2, KTM menarik diri dari ajang motogp, kemudian 1 tahun berikutnya menarik team 125 cc nya. Setelah itu KTM mencanangkan akan balas dendam ke Honda suatu saat nanti. Waktu pembalasan sepertinya sudah dimulai dari kelas terendah, moto3, dimana disini KTM mulai mendominasi dan 2 tahun berturut-turut menjuarainya. Honda balik menyerang KTM dengan Suhei Nakamoto bilang : KTM tidak fair…. kembali genderang perang seperti ditabuh ulang.

Sepertinya rivalitas KTM dan honda ini akan menjadi bumbu sedap penyelenggaraan balap motor grandprix. Tentu selain rivalitas para pembalapnya, dimana sekarang juga sedang ramai dengan ” Anti Marquez “…..Ah.. Honda lagi……

Sumber : Motomatters.com

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

 

16 Komentar

  1. yaahhh…. bagi ane satu yg dapat ditarik kesimpulan, bahwa artikel semacam ini mungkin tidak akan hadir di blogger2 yg mendapat support dari pabrikan yg dibenci KTM tersebut:v

  2. Benar bgt kalau honda itu menghalalkan segala cara. Saya juga pernah baca tentang mesin yang di stock honda utk ajang balap ternyata katanya mereka membatasi topapeed utk motor lain sedangkan utk honda sendiri dilebihkan disini yg awal curiga itu orang KTM

Silahkan Beropini