Modifikasi Ringan Tarikan Skywave Lebih Enteng

Ilustrasi

Yola dulur yang budiman….. sudah menjadi rahasia umum kalok metik suzuki skywave punya tarikan berat diawal, mesin menderum dulu baru motor jalan. Belum lagi jika setelan karbu vakumnya ndak pas, maka saat tarikan awal terjadi getaran di stang. Sebenarnya hal ini disebabkan karena metik dek njendul tengah ini punya bobot yang super berat di kelasnya, 113 kg berat kosong. namun bagi nyonyah yang biasa pakek beat fi, akselerasi awal jadi berat, dan ngeluh. Oke, akhirnya deka lakukan sedikit modifikasi agar tarikan si siwi lebih responsive.

Sebenarnya buat deka ndak begitu masalah soal tarikan awal ini. Lagian dengan berat  supernya skywave membuat metik begitu stabil saat rolling ataui meluncur di kecepatan tinggi. Hal deka buktikan saat melintasi jalur pantura yang mana angin dari sisi begitu kencang. Si siwi relatif stabil melibas jalanan pantura. Penyumbang tarikan berat di skywave juga salah satunya disebabkan oleh bore stroke  53.5 × 55.2 mm, walaupun masih overstroke untuk kelas 125 cc, namun strokenya dirasa kurang, torsi juga kurang dengan berat kosong 113 kg.

2017-01-01-20-39-23

Untuk merubah karakter bore-stroke tentu harus mengeluarkan biaya relatif lebih mahal dan merubah karakter original mesin skywave. makanya deka lakukan modifikasi di sektor power delivery sebuah metik…. sektor CVT dan kampas ganda. Mengikuti forum-forum skywave, diperoleh cara agar tarikan skywave lebih responsive. Dari berbagai cara tersebut, deka lakukan 3 modifikasi ringan, Per CVT, Kampas Kopling, dan Rumah kopling.

cvt-spring-tdr-per-cvt-tdr-for-honda-vario-125

Untuk Per CVT, sesuai dengan rekan-rekan SOC, pilihan pengganti versi orinya adalah per cvt milik vario old yang 1500 rpm  yang sedikit dimodif yaitu ujungnya dibuat pengait seperti peer asli skywave. Dengan peer cvt yang lebih panjang dan keras diharapkan tarikan awal lebih resposive. sedangkan roller tetap mempertahankan versi ori skywave yang 12 gram…. sudah cukup ringan.

panjang kampas kopling skywave dan hayate
panjang kampas kopling skywave dan hayate

Bagian kampas kopling juga dilakukan upgrade agar perpindahan gigi lebih smooth anti ndredeg. Sebenarnya kampas kopling di skywave sudah dilakukan upgrade di generasi hayate yang punya basis mesin yang sama plek dengan skywave. Dan hanya sektor CVT dan koplinlah hayate mengalami upgrade. Sebenarnya tinggal ganti rumah kopling dan kampas kopling hayate di mesin skywave tinggal plug and play. Namun jelas biayanya lebih mahal. Lihat saja panjang ruas kampas kopling milik hayate dibandingkan skywave di atas, ukurannya lebih panjang, sehingga daya cengkeramnya lebih baik.

pantek kopling
pantek kopling

Untuk mengakali agar biaya lebih murah, maka kampas kopling skywave bawaan dipantek sesuai dengan gambar diatas. Tinggal pesan saja ke tukang pantek kopling, minta bahan kampasnya yang bagus dan ukuran yang diinginkan. Cara ini lebih murah karena hanya mengganti kampas koplin saja tanpa mengganti dudukan kampas.

bubut rumah kopling skywave
bubut rumah kopling skywave

Sektor terakhir yang dimodifikasi adalah rumah kopling itu sendiri, atau sering disebut dengan mangkok kopling. Banyak kasus bagian dalam mangkok gampang kotor dari bubuk kampas kopling hasil gesekan kampas. Jika menumpuk maka akan mengganggu kinerja kampas koplin itu sendiri. Kalau sebelumnya ada yang memodifikasi dengan cara membuat lubang-lubang di mangkok kopling sebanyak 9 lubang. Maka yang deka lakukan adalah membubut mangkok kopling atau melubanginya di 4 titik bersilangan, atau tiap 90º. Tiap titik dibubut 3 lubang arah menyerong, jadi total terdapat 12 titik lubang. Maaf tidak sempat difoto karena motor deka tinggal di rumah mekanik, dikerjainnya malam hari.

Dari hasil 3 modifikasi tersebut, saat deka testride dengan berboncengan dengan ibuk negara dan si bungsu, dengan berat total bertiga sekitar 140an kg naik ke lereng gunung ciremai, yaitu arah linggar jati terasa tarikan lebih enteng dibandingkan saat default dulu. Gas diplintir tanpa menderum, motor langsung jalan. Ibuk negara juga sudah tidak nyinyir soal lemotnya tarikan. dari test awal, sepertinya ndak begitu pengaruh negatif ke konsumsi bbm. harusnya lebih irit karena tanpa plintir gas lebih dalam, motor sudah melaju. Namun test keiritan belum, atau males dilakukan, karena memang bukan target utama.

Itulah modif ringan dan murah untuk mengatasi lemotnya tarikan skywave. Sejauh ini, si siwi lebih menyenangkan untuk dikendarai, khususnya saat ingin menyalip kendaraan di depannya atau saat start awal yang memberikan tarikan lebih ringan. Berapa biaya semuanya? ndak lebih dari 250 ribu rupiah kok, apalagi tehnisinya temen deket sendiri.

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

Wassalamualaikum

 

 

 

 

 

 

 

9 Komentar

  1. spin q malah cm modal 5rb perak om. per prodo ganda/kopling cvt diganti per rem blakang supra yg dipotong. disesuaikan tarikan lngsam langsung jalan ga perlu tarik gas dalam2. hehehe selebihnya msih asli smua.

  2. Kalok yg bawa cewe mah gak usah kasi motor banter2 om. Ane pengalaman, biasanya dia pake vario, dah jalan 1 taun mulai ngeluh, motornya pelan, susah nyalip karena tenaga kurang. Ini itu la. Yah karena asik ngeluh aja, ane khilaf kasi dia bawa ninja mono yg biasa dipake sunmori, kebetulan dia emang pandai pake motor kopling karena dulu pernah pake satria fu, eh gak pake lama itu motor sukses lecet2 di buatnya, dia juga dapat hadiah 10 jaitan. Jujur ane lebih ngenes liat kondisi motornya. Hahahah 1 taun di pake itu bodi motor bener2 minim baret, lah dia yg pake gak sampek 1 minggu sukses buat itu bodi motor penuh baret. Jd cewe mah kasi yg asal bisa jalan aja. Hahah

Silahkan Beropini