Power On Wheel Dan AFR Belum Menjawab Misteri Naiknya Performa CBR250

suzuki

cbr250rr merah

Yola dulur yang budiman….. Kenaikan performa CBR250RR dari 36,8 menjadi 38,7 ps masih menyisakan misteri yang belum terjawab secara gamblang. Sejauh ini juga pihak ahm belum memberikan keterangan resmi darimana peningkatan performa tersebut.

Kalok dilihat kasusnya sendiri juga agak janggal dan aneh. Motor yang sudah dikenalkan ke publik, memberikan brosur resmi spek motor, namun dalam waktu 1 mingguan terjadi revisi performa motor. Kalok opini itu sandiwara pancingan ahm kok terlalu konyol menurut deka. Ndak ada cerita pabrikan membuat sandiwara sepele masalah buka spek resmi motor.

Misteri itu memunculkan opini-opini tidak resmi dari media. Ada yang mengiyakan kalok spek aslinya ya yang tertinggi itu, 38,7 ps. Sedangkan yang 36,8 adalah power on wheel, kalok on crank ya 38,7 ps… Secara sekilas ini masuk akal…tapi kalok dipelajari, hebat bener ahm bisa bikin penyaluran power on crank ke wheel seefisien itu… Loss power hanya 4%…. Melebihi efisiensinya penyaluran power motor motogp.

screenshot_2016-11-08-03-32-16

Secara umum, loss power on crank ke on wheel adalah sekitar 15 %. Hal ini terjadi karena power berkurang, disebabkan oleh friksi yang terjadi di jalur driveline, fly wheel-transmisi-drive chain/belt- wheel. Dengan acuan seperti ini, berarti kalok power on wheel cbr250rr 36,8 ps sedangkan on crank 38,7 ps kok jauh dari mungkin.

2016-11-08-01-21-50

Ada juga hipotesa pembaca blog ini yang lebih mendekati masuk akal. Kenaikan performa cbr250rr tersebut memang tanpa perubahan konfigurasi fisik. Peningkatan performa didapat dari perubahan settingan ecu, khususnya besarnya AFR atau perbandingan komposisi udara : bbm. Yang pertama mendapatkan power 36,8 ps karena afr-nya 13,2. Jika afr disetting 12,5 maka performa akan melonjak menjadi 38,7 ps…. Klop dan masuk akal.

Kalok dari hipotesa tersebut memang betul, dengan membuat afr lebih pekat, maka power akan naik karena komposisi bbm lebih banyak. Namun ingat, ini bicara spek resmi pabrikan, bukan bengkel atau racing garage. Settingan afr spek pabrikan punya pegangan baku, mendekati afr paling ideal, yaitu mendekati angka 14….. Bisa 13,7 bisa 13,5. Secara umum diatas angka 13. Hal ini dilakukan agar mesin masuk dalam golongan mesin efisien dan aturan emisi. Makin pekat afr, makin tinggi emisi yang dihasilkan. Apalagi ada aturan emisi seperti Euro spek. Sekedar info saja, mesin ducati yang termasuk rakus bbm punya afr diatas angka 13.

Jadi menurut deka, kenaikan power cbr250rr masih misteri. Darimana kenaikan power tersebut didapat? Apalagi ini bicara power on crank… Siapa yang mau mengukur lagi? Emang mau beli motor, dibongkar mesinnya terus dihitung performa berdasar power di roda gila? Paling juga tes performa di atas dyno, on wheel.

Dilain sisi juga seharusnya ahm memberikan keterangan resmi darimana power tambahan tersebut didapat. Bukan kenapa, ini bicara produk dagangan yang spek resminya bukan untuk candaan. Lha wong deka tiba-tiba bawa 2 hp android saja ditanya ama bini, darimana hp yang satunya? Kok bawa 2? Deka jawab kemaren dapat hadiah dari pabrikan, hp samsung J5…… Gimana ahm? Ditunggu keterangan resminya.

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

 

8 Komentar

  1. Sek sek tak bully bulu..hehehe
    semakin di bully sapa tau power tambah naik lg ..
    kyknya itu angka afr 12,5 dr data “coretan di atas kertas” deh
    Tp kl kenaikan dgn merubah mapping ecu berarti semua ecu dr vendor di ganti smua dong apa gak keluar biaya extra lg tuh ahm hanya kejar naik 2ps.
    pdhl shrs nya ahm pede saja krn secara value cbr250rr unggul dr kompetitor.
    menurutku lbh bae ahm menaikkan tenaga 2 ps saat facelit kedepannya bila ninja/r25 melakukan facelit ..
    tp kl benar tenaga cbr250rr naik ya tdk apa toh konsumen jg yg untung semakin dpt produk yg value tp kl hny naik di atas brosur ya sama sj pembohongan dan semoga sj tdk ..hehehe
    piss

Silahkan Beropini