Bengkel Resmi Sedikit Tak Berarti Kiamat….

suzuki

diler suzuki tutup

Yola dulur yang budiman…. keberadaan bengkel resmi menunjukkan rasa ketenangan konsumen terhadap keamanan perawatan motor yang mereka beli atau miliki. Kalok bengkel resmi nya sendiri bejibun sih wajar membuat tenang. Lantas bagaimana jika ndilalah kita naksir atau kesengsem produk motor yang keberadaan bengkel resminya sedikit? Apakah itu akan membuat kiamat pemilik motor tersebut? Ah… sepengalaman deka nggak kok, asal kita tahu cara memaintaince motor kita, masih seperti memelihara motor mainstream dengan cara sedikit berbeda.

Deka bisa bilang seperti itu karena deka pernah piara motor semacam tvs, bajaj, vespa, dan saat ini suzuki. Merk-merk tersebut sudah cukup menggambarkan keberadaan bengkel resmi mereka. Apakah memelihara motor-motor tersebut sama dengan piara motor honda dan yamaha? Ada kesamaan dan perbedaan tentunya.

Yang pertama masalah akses ke beres yang lebih susah. Sebenarnya di kasus deka sama saja, walaupun beres motor honda bejibun, bahkan ada yang berjarak 1 km dari rumah deka cirebon, tapi deka mempercayakan perawatan mbit ibu negara  ke beres di kota cirebon 15 km dari rumah yang pelayanannya lebih bagus. Dan beres motor tvs, bajaj, suzuki juga ada di kota cirebon juga….. Jadi sama saja…. ( sekarang tvs dan bajaj sudah tutup ).

Berikutnya soal ketersediaan sparepart, asal nggak langka-langka amat, di toko onderdil biasanya ada kok. Bahkan kini jamannya gadget, sparepart bisa dibeli via online. Sparepart bajaj dan tvs masih bisa didapat dengan cara seperti ini. Sedangkan motor jepang, pengalaman deka di sumber cirebon dan bogor, sparepart didapat di toko sparepart. Sebagai contoh, deka bisa memperoleh part slow moving skywave seperti v belt, roller, as shock depan. Apalagi kalok cuma fastmoving part… Ready….. Yang penting pandai-pandai cari info toko mana yang sparepartnya lengkap. Via online dapat shock belakang dang 1 set box filter plus selang-selangnya.

 

img_20160909_162936

Karena ketersediaan spare tidak semudah motor mainstream, maka perawatan rutin harus diperhatikan. Ganti part sesuai jadwalnya, jangan sampai menunggu rusak. Dengan cara ini maka seandainya ada penggantian part, kita sudah persiapan membeli dulu, baik online atau hunting ke toko sparepart. Dengan perawatan rutin juga mencegah motor ngadat di tengah jalan… Nah…ini yang bikin repot karena belum tentu bengkel pinggir jalan punya part nya.

Selain mengenali penjualan sparepart dimana, kita juga minimal tahu sparepart substitusi dari merk lain. Sekelas bajaj pulsar saja ada kok substitusinya, suzuki juga seperti itu, contoh as shock skywave dengan milik vega, v belt dengan milik vario fi, dll. Dengan mengenal part substitusi, jika kepepet kan bisa diakali dengan cara seperti itu.

tiga jaya motor cirebon
tiga jaya motor cirebon

Untuk tenaga tapi tehnisi, gunakan tehnisi tetap seperti bengkel terpercaya untuk merawat motor langka kita. Dengan tehnisi tetap, maka dia akan tahu sama sejarah perawatan motor dan hapal dengan karakter motor. Bengkel umum di sini kadang lebih banyak akalnya saat mengoprek motor daripada bengkel resmi. Jadi kenali bengkel mana yang terkenal bagus dalam memperbaiki dan servis motor.

Dan yang paking penting, rawatlah motor yang populasinya jarang tersebut secara baik. Gunakan secara normal, jangan kasar, karena akan mempercepat kerusakan atau keausan part. Deka amati, umumnya pemilik motor seperti suzuki atau yang jarang lainnya justru malah jorok…..

So… Walaupun keberadaan bengkel resmi jarang, bukan berarti the end of story…kiamat. Selama dalam 1 kabupaten atau kota masih ada 1 biji, bisa dikatakan motor kita akan tetap hidup… ( pemilik bajaj pulsar dan bajaj tvs berbisik….kita nggak ada dilernya juga tetap hidup kok….tapi sambil berusaha tabah… 😀 ) .

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

12 Komentar

  1. Saya pelihara thunder 250, spare parts? Yg katanya spareparts langka, tp masih bisa order via diler jd Ngga ada masalah tuh, service? Kalo sekedar bersihin filter udara, karbu, ganti oli, kampas rem,kopling mah bisa dikerjakan sendiri. Ke beres kalo benerin parts yang ngga ada kunci pas nya saja.
    Jangan manja, punya motor cuma bisa pakai saja setidaknya ngerti dikit2 kalo benerin yang common problem.

  2. lebih baik beresnya dikit (tpi nggak dikit-dikit amat) tpi berkualitas daripada depan rumah ada tpi cuma bisa ganti oli sma bersihin filter tok 😛

    ah jdi ingat dlu beli kijang super nasmoco sma servisnya di jogja padahal rumah magelang

  3. waduh, berarti ane kurang bersyukur nih, beres banyak tapi ganti oli sendiri (ngirit), servis ke bengkel langganan atau ama temen.

  4. dua thn ni miara shoun 125. awalnya dl stau sy beres suzi dsni ad 4. dlm dua thn ni tinggal 1 aj kyaknya yg msh buka. kl g ad beres y ssah jg kl nyri part slow moving. ni rncana cb oli sesat. udh beli meditran sx kyak poto shoun d slh satu artikel sini. flter oli dh dsiapin. tinggal tuang oli ap hrs gnti kmpas kopling dl bro? shoun udh 95rb kilometer, blm prnh gnti kamkop kyaknya. gk selip y pk msx? trims

    • Ganti kamkopnya nanti aja kalok udah mintak… Siapin aja kamkopnya buat stok persiapan… Km segitu emang udah jatahnya ganti….selain sx, bisa pakek fastron anggur….ungu

Silahkan Beropini