Cerita Patent DTSi Dan Cerita Underground Minggatnya Bajaj

suzuki

wp-1471796669167.jpg

Yola dulur yang budiman…..cerita bajaj kali ini yang ingin balik lagi membuat deka terngiang-ngiang sentilan seorang rekan yang menyisakan pertanyaan misterius. Sebenarnya apa sih penyebab utama bajaj balik kampung meninggalkan diler-diler yang sudah tertata rapih? Di lain sisi ada fakta bajaj dituntut oleh honda soal patent dtsi nya. Sehingga memunculkan cerita underground di publik motor, khususnya para pulsarian.

Bermula dari kejadian di tahun 2011, dimana bajaj saat itu sedang di titik tertinggi secara penjual dan penyebaran diler-dilernya. Bahkan mulai tahun 2010, BAL berencana akan membuat pabrik perakitannya di sini. Tapi di tahun itu juga pihak Bajaj dinyatakan bersalah di persidangan kasus pelanggaran hak patent. Saat itu bajaj bersenjatakan motor naked dengan berbagai value bagus, tapi harganya sangat terjangkau. Pulsar series menarik potensi pembeli kelas bebek sampai naked entry level.

Gerakan bajaj ini sepertinya membuat gusar para pemain lama. Bajaj pulsar berbagai series mulai bisa diterima oleh sebagian publik motor. Banyak komunitas motor pulsar terbentuk dari dunia maya sampai dunia nyata…yang paling fenomenal adalah prides dan naked wolves.yang umum disebut adalah pulsarian. Salah satu senjata utama bajaj pulsar adalah fitur dtsi…digital twin spark ignition, busi ganda yang dikawinkan dengan tps, throttle position sensor yang membuat pembakaran mesin di rpm menengah bawah menjadi lebih efisien.

Nah…tehnologi dtsi inilah yang digugat oleh dirjen haki. Mereka menyatakan bahwa pihak bajaj melanggar patent milik honda, karena pihak honda sudah mematentkan tehnologi tersebut di amerika di tahun 1985 an, dan diaplikasikan di Indonesia tahun 2006. Sebenarnya proses hukumnya sendiri dimulai dari tahun 2009, namun puncaknya terjadi di tahun 2011. Di tahun itu, bajaj sebenarnya tinggal menyerahkan berkas gugatan balik dari persidangan sebelumnya, yaitu 3 bulan.

wp-1471782597733.png

Namun pihak advokasi bajaj dinyatakan terlambat 1 hari dari tenggat waktu oleh pengadilan. Jadi gugatan balik pihak bajaj dinyatakan gugur secara tehnis hukum, dan dianggap kadaluwarsa. Bajaj dinyatakan bersalah tanpa hakim melihat delik perkara lagi. Ini berarti motor yang dijual bajaj bisa dianggap ilegal karena menyalahi hukum patent milik honda sesuai hukum yang berlaku. Pihak bajaj bisa diancam secara pidana.

Tentu banyak pergunjingan di waktu itu, khususnya di kalangan pulsarian. Gimana tidak? Patent twin spark honda memang mulai tahun 1985, tapi itu diaplikasikan di mesin kubikasi besar atau mesin multisilinder. Sedangkan dtsi bajaj diaplikasikan di mesin kubikasi kecil single silinder, dimana honda belum pernah mengaplikasikannya. Dan yang aneh, kenapa hanya terjadi di Indonesia? Sedangkan di negara-negara lain tidak jadi masalah. Bahkan motor suzuki, yaitu SV650 tahun 2006-2007 mengaplikasikan tehnologi twin spark per silinder di mesin v twinnya. Ini justru jauuuhhh lebih mendekati patent milik honda tersebut, tapi kenapa tidak ada clash action dari honda?

Dan ada hubungannya atau tidak, 1 tahun setelah keputusan bersalah tersebut, yakni di tahun 2012 mulai terdengar BAL yang diwakili BAI akan menutup semua aktifitas dilernya…pihak bajaj akan berhenti menyuplai dilernya dari motor-motor bajaj. Goncangan besar terjadi di jaringan kerja bajaj, termasuk komunitas-komunitas pulsarian.

Dari runtutan kejadian tersebut, tersebar cerita underground sebab musabab bajaj balik kampung meninggalkan jaringan dilernya yang mulai merambah daerah-daerah sepulau jawa, plus pulau-pulau lain. Sungguh langkah yang aneh, disaat jaringan diler sudah tersebar, meluas kok ditinggalkan begitu saja. Apalagi ada 1 motor bajaj lagi yang sangat ditunggu-tunggu oleh banyak peminat…pulsar 200NS dengan mesin paket pahe ktm duke 200, dengan triple spark nya, serta berdesain ala eropa.

Sebagian pulsarian beranggapan minggatnya bajaj karena tekanan kuat dari status quo, jika masih melanjutkan aktivitas dilernya, maka tuntutan hukum patent akan dilayangkan ke pihak bajaj. Tahu sendiri, tuntutan pelanggaran hak patent bisa langsung membuat bangkrut sebuah perusahaan. Benar-tidaknya deka nggak tahu, tapi itulah cerita underground yang beredar.

pulsar 200ns red fi
pulsar 200ns red fi

Dan cerita berakhir dengan bajaj menitipkan mahakarya pulsar, pulsar 200ns ke diler kongsiannya…kawasaki. Pulsar 200ns aman karena sudah 3 busi, tidak akan diungkit-ungkit soal tuntutan pelanggaran patent honda. Namun sayangnya kawasaki ogah-ogahan menjual motor dahsyat ini.

Dan kini bajaj datang lagi dengan senjata lebih kuat…. Bajaj membawa pasangannya, KTM Austria untuk bermain lagi di pasar Indonesia. Dan senjatanya lebih mematikan…Motor-motor KTM yang di maklon kan ke pabrik bajaj india sehingga bisa berharga lebih terjangkau. Dan itu dimulai dengan ktm duke series dan rc series. Apalagi dengan rencana pembangunan pabrik perakitan di marih….. Jelas langkah maut ala negara dewa-dewa.

ktm duke 200
ktm duke 200

Namun lagi-lagi, sayangnya belum juga mulai melangkah pihak bajaj sudah akan tersandung proses hukum. Agen pemegang merk ktm sebelumnya menuntut pihak agensi baru bajaj-ktm, dan menyatakan mereka adalah agen resmi ktm austria….. Untuk detailnya, silahkan longok artikel ktm kemarin.

Sebenarnya cerita masa lalu dan barusan bisa menjadi lesson learn pihak BAL. Kalau ingin bermain pasar disini, rekrut orang lokal yang paham betul detil hukum di marih, paham kondisi pasar motor disini yang unik, serta paham kearifan lokal. Jika mengabaikan itu semua, maka siap-siap saja dilibas oleh pemain lama….gimana tidak? ATPM itu punya jaringan dimana-mana, bahkan sampai taraf birokrasi pemerintah…. Opo ora jongor kui…..

Semoga bermanfaat

Wassalamaualaikum

13 Komentar

    • paling males baca ketawa model gini ngoahahahahaha kayak melampiaskan sesuatu ni kayaknya troopnya para fansboy ciri ciri ketawanya ngoahahahahahaha wkwkwkwkwk

  1. Emank indonesia butuh penyegaran d dunia roda dua, krna sejak jaman dahulu pemainnya hanya itu2 aja, mgkn klo pabrikan2 besar eropa atau amerika macam ducati, aprilia, bahkan HD berani n mau membangun pabrik d indonesia bukan gk mungkin pemain2 lama ini akan sedikit tergeser popularitasnya dan peta persaingan penjualan motorpun akan semakin rame

  2. Terkait dengan dealer KTM, mudah aja kok. Cukup membangun perusahaan baru sebagai Holding di Indonesia, dengan after sales sebagai awal, serta import khusus dan mengajak distributor lama menjadi salah satu jaringan dealer.

    Company saya kerja juga gitu. Old local distributor ditawari untuk gabung ama kita jadi dealer dengan harga mengikuti kita, take it or leave it karena penjualan ga greget. Jadilah skarang kita sebagai holding, mengambil alih dan menjadi atpm resmi tanpa distributor.

    Alhasil 12 pemain, kita dilevel 12 dalam pangsa pasar skarang 3 besar dalam 5 tahun. Tinggal mau atau tidak.

Silahkan Beropini