Sandiwara Blog : Kisah Lahirnya Asimo Di RC213V ( Part 2 )

rc212v--2010 by google
suzuki

Yola dulur…. meneruskan sandiwara lahirnya tehnologi asimo pada motor rcv-nya HRC. Kalau pada seri pertamanya banyak mengulas latar belakang dan tokoh utama revolusi motor RCV, yaitu Shuhei Nakamoto, maka kali ini melanjutkan cerita yang terputus.

rc212v--2010 by google
rc212v–2010 by google

Di akhir artikel, diceritakan bahwa untuk memenuhi ekspektasi dari Shuhei Nakamoto tentang motor yang mudah dikendarai dalam waktu yang cepat adalah mengambil tehnisi yang memang terlibat langsung di pembentukan motor M-1nya Yamaha. Mereka “menciduk” 3 tehnisi langsung, seperti di artikel sebelumnya

Sandiwara Blog : Kisah Lahirnya Asimo Di RC213V ( Part 1 )Di tahun 2010 itulah dimulainya transisi karakter rc212v, ke-3 tehnisi mantan yamaha tersebut mulai membuat sasis dan logaritma dari yamaha, dikawinkan dengan tehnologi yang sudah ada ala HRC.  Mereka fokus di pengembangan sasis yang membuat motor easy riding dan upgrade elektronik, data telemetry algoritma ecu yang di dapat dari ke-3 tehnisi ex blue team tersebut.

Di kampanye motogp 2010 itu team HRC mengalami chaos khas masa-masa transisi. Namanya juga fase perubahan, transisi, maka di awal-awal musim pembalap team HRC seperti keteteran. Banyak settingan sasis maupun telemetri yang salah karena bagaimanapun tehnologi yang dibawa oleh 3 tehnisi tersebut berbeda pendekatan. Dimana awalnya untuk mesin 4 inline ke 4 V-twins ala RCV. Problem sasis yang terlalu fleksible, setingan suspensi yang nggak cocok, topspeed nggak maksimal. Mengambil sasis fleksible ala mesin 4 inline yamaha ke RCV yang V-twins adalah kesalahan total.

Akhirnya mulai seri Jerez, mereka membuat lagi sasis dan swing arm baru, dan hasilnya Pedrosa bisa podium 2. Namun sisi elektronik belum mendapatkan apa yang dimau, masih terjadi kegagalan elektronik seperti masalah sensor bahan bakar. Masalah lainnya adalah soal rem yang belum pas untuk RC212V. Begitu juga dengan suspensi belakang yang belum dapat settingan yang pas, sampai-sampai Mellandri merubah suspensi menjadi Showa yang sebelumnya Ohlins. Bahkan Pedrosa sendiri sampai menggunakan suspensi belakang versi 2009.

Di musim yang banyak masalah, chaos tersebut membawa korban dani pedrosa absen lama yang memupuskan kesempatan untuk bersaing menjadi juara dunia. Pedrosa crash di seri Motegi karena kerusakan kabel gas yang macet. Kerusakan ini membuatnya crash dan patah collar bone. Dovizioso yang menjadi tumpuan pun nggak bisa banyak bicara karena RC212V 2010 ini penuh dengan gangguan, kini bagian steering damper yang bermasalah. Di musim ini HRC hanya di posisi 2 juara konstruktor, selisih 62 poin dari yamaha. Itu juga sudah dibantu oleh 4 pembalap satelit seperti Marco Simoncelli.

rc212v 2011
rc212v 2011

Proses adaptasi dan transisi 2010 memang menyakitkan, namun pengembangan di markas HRC terus berjalan, sasis dan piranti elektronik terus dikembangkan untuk musim 2011. Rumornya, HRC sudah memegang rahasia M-1 yang sangat enak buat nikung cepat, bisa cepat in and out di tikungan, kuncinya di pengatur keseimbangan dengan memasang sensor di bagian arm. Ini berarti membutuhkan algoritma dan telemetri super kompleks untuk mengatur input dari sensor-sensor tersebut, dihubungkan dengan traksi kontrol dan sensor rem. Di sinilah peranan ke-3 escape men from yamaha bermain. Mereka berkombinasi dengan tehnisi-tehnisi HRC membangun new era of RCV, basisnya tetap RC212V untuk mengarungi lomba musim 2011 dan menyiapkan the real new RCV untuk musim berikutnya, RC213V. Di musim 2011 ini juga dimulai seamless shift gearbox digunakan. ( soal seamless shift ini akan diulas di part 3 mendatang )

RC212V musim 2011 adalah versi BETA dari RC213V. Karena dianggap belum sempurna sebagai motor yang diharapkan, serta untuk pencarian data baru agar nantinya RC213V menjadi motor yang dominan, maka kembali Shuhei Nakamoto mencari pembalap yang dapat menjadi referensi masukan data, Casey Stoner lah yang menjadi incaran. Selain untuk referensi data, Stoner juga terkenal piawai menggunakan mesin V-twin yang liar dengan gaya slidingnya, sedang jengah dengan stagnasi perkembangan ducati. Tentu dengan merekrutnya, HRC punya kesempatan untuk menjadi juara dunia.

rc212v stoner
rc212v stoner

 

Untuk mencapai ambisi dominasi penuh, juara dunia dan juara konstruktor, maka team honda ini menggunakan 3 pembalap utama, serta tetap menggunakan 4 pembalap satelit. Juara konstruktor akan lebih mudah tercapai dengan semakin banyak pembalap. Juara konstruktor adalah incaran penting HRC karena mewakili kemenangan team…. kemenangan brand korporasi. Diakui atau tidak, HRC menempatkan dovizioso menjadi anjing penjaga agar pembalap team lainnya terfilter dulu sebelum mendekati Stoner. Diakui atau tidak  indikasi team order di musim 2011 tersirat.

Hasilnya, dengan keperkasaan Stoner dan strategi Battle royal ala HRC dengan bejibunnya pembalap menghantarkan HRC menjadi juara konstruktor dan Casey Stoner juara dunia. RCV memenangi 13 balapan, dan nggak pernah finish dibawah podium 2. New era of RC213V will begins

( Bersambung )

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

19 Komentar

  1. Dan ternyata dengan membajak 3 teknisi dr yamaha akhirnya honda ada kemajuan di tahun2 berikutnya.bs di simpulkan di tahun itu honda sdh frustasi dgn performa RC212V ya kang?sampai2 bajak teknisi dr yamaha?

  2. Yang di bajak bukan hanya teknisi yamaha broo tapi juga ada yang dari ducatiii tuh yang sekarang jadi manajer teknik HRC

  3. Sejak akhir 2009 dulu sebenarnya HRC dah di waspadai oleh tim tim lain setelah membajak ahli telemetri sasis yamaha…tapi kemudian tahun 2010 jadi tahun yang buruk buat honda HRC yang akhirnya membuatnya gak di anggap sebagai kompetitor kuat lagiii oleh ducati corse dan yamaha factory eh trus 2011 malah menggila tuh si honda HRC gak tahunya 2010 cuma masa transisi….

    • Di dunia bisnis hal ini sudah biasa mas bro, buat apa sih ngotot juara dunia motogp kalau bukan untuk jualan?
      Mungkin waktu itu yamaha juga lengah tidak bisa membentengi teknisi andalan mereka, entah masalah gaji atau lainnya.

    • Lagian msh banyak orng pintar di dunia.itu buktinya yamaha tahun ini bs bersaing dengan honda lg meskipun pernah terpuruk karena di tinggal teknisinya yang telah di bajak sm honda.intinya yamaha bikin motor itu diibaratkan dengan seni.mungkin yamaha dl basicnya dr alat musik makanya tiap produknya pasti mengandung sebuah seni…

  4. mantaf euy si akang…ternyata ga dibalafan ga d harian,motor honda jiflak yamaha mulu…halo fbh? fada ngumfet dimana lu

  5. oh ternyata , kasihan sekali era modern masih alih teknologi orang lain padahal jaman dahulu rc series menjadi pelopor teknologi moto gp yg mendahului masanya(pinteran mbah buyutnya)

  6. Honda era abad 21 dah gak sejenius jamn dulu kale yah….maen bajak gtu….dg kata lain Honda era skrg lebih suka mencari Hasil….gak bgtu suka dg proses pengen nya instan…beda dg Yamaha berproses dri bawah dg mencari sendiri dri dasar comberan trus d poles dg pengalaman shingga jdi motor Juara….!!!…ketahuan deh belang nya

  7. Membajak? Regulasi MotoGp membatasi jumlah cylinder hanya empat dari Lima karena Pabrikan Lain tidak bisa membuat….. Honda menggunakan V engine tidak in line cross plan,,, Technology geometri yamaha untuk motor in line tidak cocok ke motor V,,, apakah Honda langsung Plug and play apa yang M1 dapatkan dari dua enginer Yamaha Factory Racing dapat langsung di apply di RC213V?
    Sejarah MotoGp Honda pernah mencoba melawan dua tak dengan 4 tak,,, dengan NR500 yang revolusioner di jamanya

    bahkan Honda RC166 dengan enam cylinder 249.42 cc adalah motor empat tak dengan 20 ps yang tak ada bandingannya sampai dengan sekarang…

    Regulasi MotoGp membantu team team yang tidak kuat modal

1 Trackback / Pingback

  1. Sandiwara Blog : Kisah Lahirnya Asimo Di RC213V ( Part 3 ) | 78deka

Silahkan Beropini