Akhirnya Deka Dan Sipiter Merambah Ujung Genteng

Yola dulur…. kemarin blog off karena deka kudu mengawal dan ikut temen-temen kerja yang ingin touring ke Ujung Genteng dari Bogor. Awalnya deka disuruh pakai mobil saja, namun kok nggak sreg gitu…. tiap hari nulis motor, begitu pas turing naik mobil 😀 . Akhirnya deka putusin nyemplak sipiter, jupi mx 135LS. Here I come….. Ujung Genteng.

turing ujung genteng
turing ujung genteng

Dari bogor, berangkat berbagai macam jenis dan merk motor, terdiri dari 8 motor. Dari metik, moped, sampai sport naked, yang kemudian akan bergabung dengan rekan kerja unit Sukabumi yang terdiri dari 6 motor dan 1 mobil, total ada 14 motor. Sebenarnya ini baru pertamax deka turing bareng-bareng, biasanya solo turing.

Hari sabtu pagi jam 09.00 tet, start dari Yasmin Bogor, membelah kemacetan Bogor arah Ciawi yang naudzubilah saat weekend. Yang bikin macet sih kendaraan leter B :D. Dan ini merupakan siksa tersendiri bagi biker kampung yang terbiasa disajikan jalan lengan nan lancar ala pedesaan. Ya udah…. kagak usah mengeluh, lewatin saja…..sampai Ciawi berhenti di minimarket cari minum dan menunggu rekan-rekan yang tertinggal. Sipiter yang emang bawaan pabriknya lincah dan tarikan ala overstroke ternyata kudu menunggu 1 batang rokok rekan-rekan yang tercecer di belakang….. udud dulu…. udud dulu……

turing ujung genteng
turing ujung genteng

Setelah itu dilanjutkan stage berikutnya ke arah Cibadak, ambil jalur langsung ke selatan arah Cikembang. Jalur lancar, kecuali daerah  Cicurug dan Cibadak yang sudah melegenda kemacetannya. Lepas dari situ, seperti menemunkan jalan surga….. gaspol meniti jalan yang meliuk-liuk,jalur yang dirindukan oleh para biker. Karena terlena, deka jauuuuhhh di depan…. lupa kalau ini turing bareng-bareng…. Apesnya ternyata rekan-rekan mampir makan siang, sedangkan deka ngowoh, udud dan makan roti doang di depan  minimarket di daerah cikembar sambil menunggu rekan-rekan datang…. 😀 . Solo turer diajak turing bareng ya gini ini 😀 .

Di Cikembar, rombongan Sukabumi bergabungdan perjalanan dilanjutkan dengan road kapten dari mereka. Maklum kita kagak kenal medan dan arah ke Ujung Genteng. Jalur yang diambil bukan lewat Pelabuhan Ratu, melainkan lewat Jalur Tonjong-Jampang-Surade-Ujung Genteng. Jalur ini lebih memangkas jarak, daripada jalur pelabuhan ratu yang memutar, mereka paham betul karena ini adalah wilayah kekuasan mereka 😛 . Kondisi jalannya sih kombinasi mulus, rusak, berimbanglah….. Jalan yang benar-benar nikmat adalah dari jampang tengah- surade- ujung genteng, meliuk-liuk, aspal mulus. Sebelumnya kudu berjibaku dengan ribuan “pothole” aka lubang-lubang jalan. Anggaran buat aspal jalan di kabupaten Sukabumi keknya kurang nih…….

turing ujung genteng
turing ujung genteng

Permasalahan timbul di daerah kiara dua, atau pertigaan pertemuan jalur pelabuhan ratu dan tonjong. Setelah sekian lama menahan diri mengikuti pace atau kecepatan road kapten yang deka anggap terlalu pelan, lepas dari situ deka putusin mengikuti kecepatan standar deka sendiri. Sindrom solo turing menjangkiti parah…….. daripada ngantuk, mending pake pace sendiri biar menikmati perjalanannya. Sampai jampang Tengah, baru deka menunggu rombongan menyusul……. 4 batang rokok baru mereka muncul…… udud dulu…… udud dulu……

Lanjut lagi arah Surade- Ujung Genteng…….. lagi- lagi pakai pace sendiri ala solo turing dan nyampai duluan di ujung genteng. Jalurnya memang bikin merem melek Lur, komninasi jalan mulus, lengang, dan meliuk-liuk…. ase lole dah pokoknya. Ini adalah baru pertama kalinya deka ke daerah ini, langsung ke pantai sambil menunggu rekan-rekan datang. Ternyata mereka langsung ke Villa untuk istirahat, dan deka sendiri nggak tahu dimana, nama villa itu sendiri, akhirnya setelah muter-muter sampai waktu gelap datang baru ketemu tuh villa di daerah Turtle Beach, sekitar 2 km dari pantai timur. Dan deka disukurin rombongan turing………. mangkanya kalo turing ngikutin road kapten, jangan seenak udelnya sendiri…… kesasar dah…………. 😀 .

Ujung Genteng…….. Its very exotic….. I like it……….

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

3 Komentar

1 Trackback / Pingback

  1. Paradise Tersembunyi Itu Bernama Curug Cikaso | 78deka

Silahkan Beropini