Kunci Kebijakan Pembatasan BBM MotoGP Adalah Ban Baru Dan Elektronik

diasil silinder blok

Yola dulur…. beberapa waktu yang lalu kita mengetahui bahwa untuk balapan motogp musim 2016 nanti akan ada perubahan kebijakan pembatasan bbm. Yang awalnya 20 liter sekali balapan akan ditambahin jumlahnya menjadi 22 liter. Kunci perubahan kebijakan tersebut ada dua penyebabnya, yaitu pergantian jenis ban dan perubahan kebijakan part elektronik atau ECU.

isi bbm motogp
isi bbm motogp

Langkah perubahan ini diambil karena pada musim 2016 nanti ada perubahan suplier ban dari bridgestone ke michelin, tentu hal ini akan membuat settingan mesin berubah dan tentunya settingan ecu yang mengatur semprotan bbm juga berubah. Begitu pula dengan perubahan ECU unified, dimana untuk Juni tahun 2015 pengembangan ECU pabrikan akan di freezed, distop. Tentu keuntungan program pengaturan eficiensi bbm dari ECU juga akan terbatasi.Dari pihak HRC, awalnya mereka mengajukan penambahan bbm cukup 1 liter saja menjadi 21 liter per balapan, namun setelah pertemuan dengan tim-tim lainnya, pihak Motorcycle Sport Manufacturers Association (MSMA) mengesahkan 2 liter tambahan bbm.

Nakamoto told : “For us it doesn’t matter if it is 21 or 22 litres. Yamaha and Ducati want 22 but 22 could be better for newcomers like Suzuki or Aprilia.”

ECU motogp
ECU motogp

Pihak yamaha melalui Kouichi Tsuji menyatakan bahwa kenapa mereka meminta tambahan 2 liter, karena mereka belum tahu performa spek baru dari part elektronik unified yang baru akan dikenalkan di musim 2016 nanti.

Tsuji said: “Fuel depends on the level of the software. The factory bikes now have 20 litres and we had five per cent better fuel consumption compared to last year (2013) and this comes mainly from our own software development. Fuel mixture control is very precise, so fuel tank capacity will depend on the level of the software. If the software is not much more developed than the current Open class software then for Yamaha, 21 litres is very difficult. I think 22 litres is reasonable.  Forward Racing and our Open class YZR-M1 has been using 23 litres or a little bit more. So if the Open software remains similar same then 21 litres is impossible. So it depends on the level of the software.”

Sedangkan pihak Ducati corse melalui Gigi Dall’Igna menerangkan lebih detail tentang kenapa harus penambahan 2 liter, bukan 1 liter. Hal ini karena ada 2 faktor utama, yaitu perubahan ban dan ECU unified. Meskipun perubahannya hanya sepele, yaitu suplier ban, namun impact-nya sangat besar karena motor motogp sistemnya sangat komplek. Perubahan kecil membutuhkan penyesuaian keseluruhan.

Dall’Igna also spoke exclusively recently on the issue of the fuel limit discussions and he said: “My personal point of view is that we have some different things coming in 2016 like the tyres and we don’t know if they will mean more or less fuel consumption. It depends on the spin and the level of grip and this is one problem. Also the software is not the Factory software and that means all the strategies to reduce the fuel consumption at the moment may not be in the software and we don’t know at what level we can arrive at the beginning of 2016. That means we need more fuel at least at the beginning. Maybe in the future we can reduce it but I think at the beginning we need a bit more than 21 litres and Yamaha agreed with me in principle.”

Ya….. alasan yamaha dan ducati hampir mirip. Mereka nggak tahu kapasitas ban baru dan ECU baru, mungkin untuk kedepannya bisa digunakan 21 liter saja, namun untuk awalnya mereka butuh lebih dari 21 liter bbm…. Eh….. Honda sudah mencoba ban michelin di RCV mereka melalui Casey Stoner nggak sih?

Sumber MCN

Bonus….. Hellyeah…. By Rev Theory

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

2 Komentar

  1. IMHO yamaha agak ketakutan karna dg konvigurasi engine inline 4 crossplane crankshaft yg bertipikal smooth engine itu merupakan suatu kelebihan sekaligus kelemahan karna aslinya malah lebih boros BBM karena torsinya lebih kecil ketimbang V engine, akan memaksa pembalap buat gantung gas lebih dalam di tikungan atau saat akan keluar tikungan, jadinya Fuel consumption lebih banyak, kalo Honda dg V engine yg berkarakter torsi gede, pembalapnya gak perlu buka gas terlalu dalam untuk mengimbangi akselerasi dari motor kompetitor, yg artinya bensin jadi lebih irit. CMIIW

Silahkan Beropini