Diskon Gede-Gedean CBR 150 Thai, Wajar-Wajar Saja Kok

courtesy of aripitstop
suzuki

Yola dulur….. Berita heboh meski sudah ada sejak beberapa waktu yang lalu. Apalagi kalau bukan langkah AHM untuk menginstruksikan para dilernya untuk membuat program diskon super gedhe untuk motor sport fairing 150 cc, CBR 150.

courtesy of aripitstop
courtesy of aripitstop

Yang menjadi sumber ketercengangan adalah angka diskonnnya, 13 juta rupiah dulur… seharga sebuah motor metik, atau diskon sebesar 30 %. Suatu angka yang besar ditilik dari nominal uang, dan persentase diskon dalam dunia bisnis motor. Apalagi ini adalah motor buatan Thailand yang notabene adalah barang import dan produk global.

Diskon super gedhe untuk cbr thai ini membuat ekor reaksi yang bermacam-macam dan beragam efek. Dari reaksi negatif maupun positif berterbangan di berbagai media. Ada yang bereaksi dari sudut pandang pemilik CBR 150 sebelum diskon, calon pembeli, status motor obral, sampai strategi kumpeni.

Di sini deka hanya ingin membahas secara umum tentang kejadian diskon cbr 150 ini dari perspektif orang awam. Kalau dari sudut pandang deka, diskon ini dilakukan oleh AHM, karena dirasa aliran penjualan motor ini tidak sesuai target waktu. Hal ini jika dibiarkan akan menyebabkan terganggunya proyek penjualan produk setelahnya, atau menjadi produk mati yang tidak bisa berubah menjadi uang. Kalau boleh menunjuk biang keroknya adalah proyek K45 atau CBR150 lokal, yang mempunyai implikasi kepentingan AHM yang luas. Sehingga harus ada yang dikorbankan, di sini adalah cbr 150 thai, serta emosi pembeli cbr 150 sebelumnya.

Hal itu sebenarnya sebenarnya sangat sering terjadi di bisnis produk lainnya, dari fashion, elektronik, atau yang lainnya. Kalau ada barang simpanan yang dianggap overstok dan akan adabarang baru yang akan datang dan berbenturan dengan barang yang lama, otomatis barang simpanan trsebut akan dijual dengan sistem diskon atau bigsale. Memang terlihat sepintas sangat kejam untuk pembeli sebelumnya, Namun itu tidak terelakkan dan sudah biasa terjadi, seperti kejadian beli sebuah celana jeans, eh baru seminggu ada diskon 30%.

cbr150r
cbr150r

Itulah Resiko dari pembeli, ada satu sisi “merasa” dirugikan namun ada juga yang diuntungkan, yaitu calon pembeli berikutnya. Jalan satu-satunya untuk meredakan emosi adalah menerima kenyataan itu, mau ngamuk kayak apa juga nggak merubah kenyataan yang ada, jadi percuma marah-marah. Untuk yang mempermasalahkan harga jual balik yang akan ngedrop jauh dibanding pembelian awal yang seharga 40an juta lebih…. ah bukannya ini juga terjadi di motor sekelas Honda Tiger?

Ini semua hanya soal hukum jual beli, kalau dibawa ke perasaan ya seperti ada ketidakadilan terus. Semua hal diatas adalah hal yang wajar saja, pernah terjadi di pembeli motor merk lainnya. Yang salah itu mempunyai keyakinan kalau beli motor merk ini jaminan harga jual baliknya akan selalu tinggi. Padahal dalam jual beli, tidak ada jaminan 100 %, semua hanya prediksi dan perkiraan secara umum, persentase kemungkinan yang akan terjadi,hukum probabilitas, kadang hal yang cuma 10 persen saja sudah bisa merubah hasil prediksi awal.

Jadi untuk pembeli CBR 150 lama, nikmati saja hasil pembelian anda, anggap saja belum beruntung, nggak usah berpikir andaikata-andaikata. Untuk pembeli baru, nikmati juga nilai diskon gedhe tersebut. Namun yang jelas kita akan siap menyapa next CBR 150 lokal bikinan Indonesia, kemungkinan besar di bulan September 2014…..

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

 

 

Silahkan Beropini