Selama Masih Jadi Raja Dunia Jualan Motor Komuter, Honda : Aku Rapopo

suzuki

Yola dulur…teringat oleh artikel mbah bonsai yang ngebahas kelas sport dimana Yamaha sudah menang 2-1 atas Honda, kok ada wangsit yang hinggap di otak ane 😀 .

Yamaha-R15- vs cbr150

Ya… Akhir-akhir ini Yamaha seperti memborbardir media online dengan berita motor-motor sportnya. Hal ini seperti menenggelamkan bahasan motor sport merk lain, dan  Honda termasuk di dalamnya. Untuk jaman digital sekarang ini, jangan remehkan peran media online dalam mempengaruhi pemikiran publik…posisinya termasuk penting.

Nah,kembali ke masalah motor sport Honda yang gaungnya, mau diakui apa nggak, berkurang nyaringnya karena banyaknya pemberitaan motor sport yamaha. Hal ini mungkin karena pandainya pihak YIMM memanajemen isu motor sportnya secara kreatif. Namun yang jelas Yamaha mampu membius publik penyuka kelas sport dengan desain motornya yang ciamik. Emang desain begitu berpengaruh di motor sport? Untuk level dibawah 200 cc, ane jawab dengan tegas… IYA.

2014-yamaha-mt125
2014-yamaha-mt125

Lho kenapa? sebentar ya… ane bikin kopi dulu 😀 …………. Yups… karena kelas dibawah 200 cc sport fairing ini rata-rata konsumennya adalah anak muda, dimana motornya untuk harian seperti aktifitas sekolah, maen, ngeceng, ngapel, pacaran, atau bisa juga untuk berangkat kerja,tapi tetep untuk tunggangan sehari-hari. Kelompok ini rata bukan mencari performance oriented… ingat… oriented….Nah karena psikologis anak muda yang masih impulsive, maka mereka ingin terlihat keren, dimana diwakili tunggangan mereka yang desainnya keren. Untuk perbedaan orientasi pilihan mending lain kali saja dibahasnya.

Nah di sisi desain yang masuk ke kalangan anak muda inilah poin utama Yamaha dalam strategi desain motor sportnya. Berbeda dengan Honda yang desainnya elegen dan relatif nggak anak muda, desain kalem membulat, tidak berani memberi garis-garis tajam agressive, tapi inilah pakem dasar desain Honda. Honda akan selalu “menjual” sektor mesin, spek dan fitur, diluar kekuatan brand dan jaringan dilernya.

k45 courtesy by bro joe motoblast
k45 courtesy by bro joe motoblast

Dengan gencarnya yamaha terjun ke kelas sport ini, Honda sepertinya adem ayem, atau minimal sekedar melayani dengan biasa saja, hanya sekedar menjaga brand image, ngga seperti di kelas bebek atau metik. Untuk uji coba sederhana, coba amat data penjualan motor Honda baik di Asia, Eropa, Amerika latin,…kalau jeli, maka paling banyak kuantitasnya adalah motor kelas cc kecil dibawah 150, atau motor kommuter.

honda-beat-fi-2014
honda-beat-fi-2014

Nah… di kelas kommuter inilah sebenarnya tujuan utama para pabrikan motor. Kenapa? kan harganya murah… betul… harganya relatif murah, tapi cost produksinya juga murah karena kuantitas banyak. Dan yang jelas karena jualannya banyak maka “cuan” yang diperoleh juga banyak. Dan ada lagi yang paling penting ketika menguasai kelas kommuter ini. Nggak lain dan nggak bukan, ini soal brand storming. Coba bayangkan, sangking banyaknya merk Honda yang melewati jalan, kita sampai mengulang kata Honda berapa kali dalam perjalanan kita. Otomatis secara nggak sadar kita sudah meninggalkan data dalam otak kita nama Honda…. lama-lama yang terbentuk adalah… motor ya Honda……

Jadi selama kelas kommuter dimarih masih dipegang Honda secara mutlak, maka kelas sport seperti di nomer duakan… mau kalah image soal sport… Aku Rapopo… jualan kommuter jauh lebih untung…..

Ini adalah opini blogger kampung, jika ada kesalahan opini harap maklum, silahkan dihare saja jika opini anda berbeda.

Bonus…. All right Now….by Free

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

15 Komentar

  1. Hahahahaa…memang benar s3mua yg anda katakan.tp kalo honda benar2 buat perubahan desain motor sportnya sperti kawasaki apa yamaha apa kedua merk itu ga nangis krn semua di rebut honda. Bisa gulung tikar lah mrka.honda sdh mikir ga akan merubah desain motor sportnya secara maximal.krn mgkn insiyur honda sdh di mintai tolong insinyur yamaha dan kawasaki untuk tdk menyaingi desain motor sportnya.

Silahkan Beropini