Nasib Lorenzo Ada Di Tangan Yamaha Factory Racing

lorenzo

Yola dulur…. ngobrolin dunia balap motoGP yook… Sepertinya asyik ngebahas pembalap Jorge Lorenzo yang lagi menjadi trending topik dimana-mana.

lorenzo
lorenzo

Apalagi kalau bukan soal apesnya juara dunia motoGP 2 kali di dua balapan pembuka musim ini. Bahkan kejadian yang dianggap luar biasa memalukan saat “mega-jump-start” di seri Austin kemaren menjadikan Lorenzo bahan olok-olokan dimana-mana. Dari guyon lupa pasang baygon di helm, sampai cocok dengan Tag Yamaha, Semakin Di Depan… start duluan 😀 .

Tapi kali ini kita akan ngebahas nasib Lorenzo tahun depan, mau kemana si doi hinggap? Tim mana yang akan dia tuju? Seperti diberitakan dimana-mana bahwa YFR sedang mengusahakan perpanjangan kontrak untuk 2 tahun ke depan. Yamaha sepertinya masih memandang Lorenzo sebagai pembalap dengan potensi terbaik untuk membendung laju Tim HRC dengan Marquez-nya. Sedangkan Valentino Rossi lebih berperan pada Image Figure Yamaha untuk menjadi ikon marketing, sedangkan hasil balapan adalah sebagai bonus, untung jika kedua sisi ini moncer semua.

(duet yamaha)
(duet yamaha)

Yang sedikit agak mengganjal akan kelancaran perpanjangan kontrak Lorenzo ini adalah sifat kepribadiannya sendiri. Di mata deka, Lorenzo ini adalah pembalap dengan sifat Ego yang sangat besar. Ego dimana dia ingin menjadi yang terbaik, Lorenzo selalu fokus saat balapan, ndak peduli dengan gaya, yang penting menang walaupun ngibrit duluan kaya parade touring… Ra peduli sing penting menang. 

Nah ego ini sekarang mendapatkan ganjalan oleh kehadiran Marquez dan musuh besar utama seorang pembalap adalah team mate-nya sendiri Lek Rossikin ini ( kata bung Matteo) yang mulai moncer lagi. Hal ini menjadi sebuah pressure dalam dirinya, yang di lain sisi menjadi motivasi lebih, namun di sisi lain menjadi sebuah tekanan mental. Mungkin dua kejadian sebelumnya itu adalah karena di sisi tekanan mental ini.

(lorenzo)
(lorenzo)

Untuk memenuhi Ego kemenangan itu Lorenzo sudah mulai melirik tunggangan Marquez, mungkin dalam hati Lorenzo masih tetap punya keyakinan bahwa dia masih lebih baik dibanding Marquez…. jika diberi spek motor yang sama. Hal ini tergambar saat tes pre season dimana dia mau mencoba motor openclass, melihat pembalap yang dianggap second best kayak Espargaro melampaui kecepatannya. Kebetulan juga Nakamoto mengharapkan Lorenzo bergabung menjadi duet maut ala HRC.

(lorenzo)
(lorenzo)

 

Bisa jadi jika motor M1 Yamaha dianggap penghalang pencapaiannya, Lorenzo bakalan nyebrang ke tim Orange. Kapan??? yah lihat saja pencapaian Lorenzo dengan M1-nya sampai seri eropa nanti. Jika masih jeblok…. sepertinya doi bakalan nyeberang ke HRC. Jika motor M1 Yamaha dianggap masih ada potensi untuk mendukung dia menang dan juara dunia dalam beberapa balapan ke depan, mungkin Lorenzo akan memutuskan bertahan.

marc +hohe

Melihat sosok pribadi Lorenzo, deka memandang saat ini uang bukanlah menjadi target utama Lorenzo. Target utamanya adalah kembali menjadi juara dunia. Dia akan rela pindah ke tim yang dianggap mendukung dia kembali juara, meskipun gaji tidak sebesar di Timnya sekarang. Yang penting sekarang dia bisa membuktikan bahwa dia bisa mengalahkan Marquez, merujuk pada opini Kevin Schwantz di artikel ini

http://78deka.wordpress.com/2014/04/24/mbah-schwantz-lorenzo-mendem-marquez/

Nah…. Jika Lorenzo bisa mengatasi pressure batinnya dan menenangkan batinnya, ini akan menjadi motivasi besar yang sangat positif. Motivasi sang juara, karena sang juara bisa menjadi juara karena punya ambisi dan motivasi yang besar. Bisa jadi Seri Argentina ini doi akan ngamuk di sirkuit, ngamuk tapi penuh pertimbangan dan kematangan….Namun jika dia masih tertekan dan mengulangi kesalahan yang sama, maka siap-siap tenggelam dalam keterpurukan batin yang lebih dalam…..

 

lorenzo hrc

Namun harapan deka, Lorenzo tetaplah tinggal di Tim Yamaha. Bukan karena ane ngefans ke Tim Biru, namun hanya sekedar mengharap balance of power Tim-tim motoGP. Jika dua pembalap alien, Marquez dan Lorenzo di Tim HRC…. Woooo… nanti jadi ndak seru… Loe lagi…loe lagi… yang menang. Lagian ane ndak tega melihat ekspresi para FBH garis keras jika Lorenzo gabung HRC, secara doi paling diamit-amitin ama mereka 😀 .

So… Please Stay at team right now Lorenzo….

Opini seorang deka yang sangat menyukai motoGP, bukan pembenaran, hanya sebuah opini liar.

Bonus… Don Dokken…” Stay”

 

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

 

1 Trackback / Pingback

  1. Review MotoGP Jerez : Semua Gara-Gara Honda… | 78deka

Silahkan Beropini