Upah Dinaikkan, Buruh Ngelunjak Minta Bagi Saham

Yola dulur… info dadakan bukan kabar tentang motor, tapi yang bikin motor.

LAMBANG BAJAJ

Dikabarkan Bike advice, bahwa setelah beberapa bulan lalu para buruh pabrik motor Bajaj mogok kerja dan demonstrasi selama 50 hari untuk menuntut kenaikan gaji, kini mengancam lagi bakalan mogok.

Demonstrasi dan pemogokan yang membuat pabrik Bajaj tutup selama 50 hari tersebut membuahkan hasil, dimana manajemen Bajaj menaikkan upah buruh menjadi Rs 10.000 atau sekitar Rp 1.900.000 per bulan pada bulan Februari lalu.

demonstrasi di sini
demonstrasi di sini

Melihat strategi demonstrasi dan mogok berhasil menaikkan upah mereka, kini para buruh yang dikoordinir oleh serikat buruh membuat tuntutan baru, jika nggak dituruti oleh manajemen perusahaan, mereka bakal menggelar mogok kerja masal lagi. Tuntutan itu berupa :

  • Tuntutan pembagian saham perusahaan sebesar 500 lembar dengan harga per lembar Rs 10 atau 1900 rupiah, untuk tiap karyawan tetap pabrik bajaj.
  • Mereka juga ingin DanaTanggung Jawab Sosial perusahaan (CSR) untuk digunakan ke pendidikan anak-anak  dan keluarga mereka.
  • Sebuah komite gabungan harusnya dibentuk  selain anggota manajemen perusahaan, juga harus melibatkan serikat pekerja pabrik.

Tuntutan seperti itu tentu saja langsung ditolak oleh pihak manajemen perusahaan, namun perusahaan memberikan jaminan jika para serikat pekerja kembali bekerja,  manajemen akan berbicara dan membahas bersama tuntutan mereka.

Rajiv-Bajaj
Rajiv-Bajaj

Rajiv Bajaj presdir bajaj auto memberikan statemen tegas yang dikirim ke media-media :

Jika tuntutan serikat agak tidak masuk akal  pada demo  Juni 2013 lalu, kali ini mereka sepenuhnya gila . Sepertinya saya bisa menilai  bahwa berapa pemimpin serikat dan anggotanya tidak bertanggung jawab, tututan mereka seperti menuduh bahwa  manajemen bersalah, terlalu pelitkarena tidak memanjakan anak anak mereka.

Kami memastikan untuk tidak mengulangi kesalahan yang selama mengambil keputusan untuk menjamin keamanan mayoritas rekan-rekan kami yang ingin terus bekerja, dan juga menjamin  kontinuitas produksi untuk melindungi kepentingan pelanggan kami, dealer, dan pemasok.

Statemen ini sepertinya pertanda bahwa perusahaan menolak secara tegas tuntutan buruh, dan akan menggeser produksi mereka ke pabrik satunya di Uttarakhand. Dan pihak buruh merespon dengan ancaman akan melakukan  mogok makan tak terbatas jika tuntutan mereka tidak dipenuhi sebelum tanggal 28 April.

Wah …… geger-gegeran wae… semoga selesai masalahnya dengan baik.

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum

13 Komentar

  1. bikin pabrik di Indonesia aja kaya TVS…
    kalo di sana mogok, disini kan bisa produksi, lumayan lah buat Indonesia, biar angka pengangguran agak berkurang dikit…

    • dulu alasannya biaya buruh di sini lbh mahal dbanding india, sama perijinan yg ribet n banyak pungli, bikin manajemen mundur teratur, bajaj adl BUMN milik pemerintah india bro

1 Trackback / Pingback

  1. Pabrik Bajaj Siap Kepotong Produksinya 25% Sampai 6 Bulan Ke depan | 78deka

Silahkan Beropini